BeritaKESEHATANLife StyleMETROPOLIS

Bahaya Rokok yang Sering Dilupakan: Bukan Cuma Paru-Paru, tapi Juga Gigi dan Mulut!

KALTENG.CO-Bagi sebagian orang, rokok sudah jadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup. Ia hadir sebagai teman ngopi, pelarian stres, bahkan simbol kepercayaan diri. Namun, di balik kepulan asapnya yang seolah akrab, ada risiko kronis yang kerap luput disadari.

Rokok tidak hanya mengancam paru-paru, tetapi juga merusak kesehatan gigi dan mulut secara perlahan.

Tahukah Anda? Mulai dari gigi menguning, bau mulut, hingga gigi copot lebih cepat adalah risiko nyata yang mengintai para perokok aktif. Ini bukan sekadar mitos, melainkan fakta medis yang harus diwaspadai.

Kenapa Rokok Merusak Gigi dan Mulut? Ini Penjelasan Dokter Gigi!

Dosen Fakultas Kedokteran Gigi UM Surabaya, Dian Artanty, menjelaskan secara gamblang mengapa rokok begitu merusak kesehatan gigi dan mulut. Menurutnya, biang keladinya adalah zat-zat kimia berbahaya dalam rokok, yaitu nikotin dan tar.

“Merokok dapat menyebabkan gigi menjadi kuning akibat adanya zat kimia berbahaya dalam rokok, yaitu nikotin dan tar,” tutur Dian di Surabaya, Senin (30/6/2025).

1. Gigi Menguning dan Noda Cokelat Membandel

Nikotin dan tar punya sifat lengket dan sangat mudah menempel pada permukaan gigi. Ketika seseorang merokok secara rutin, kedua zat ini akan mengendap di pori-pori enamel gigi.

  • Nikotin akan bereaksi dengan oksigen dan menyebabkan gigi berwarna kuning.
  • Sementara itu, tar akan menimbulkan noda cokelat yang sulit dihilangkan.

Bayangkan saja, seperti noda kopi di cangkir favorit Anda, tapi ini menempel permanen di gigi Anda!

2. Bau Mulut dan Perkembangbiakan Bakteri

Selain perubahan warna gigi, rokok juga bisa menyebabkan produksi air liur menurun drastis. Akibatnya, kondisi mulut menjadi kering, menciptakan lingkungan asam yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dengan sangat baik.

“Akumulasi bakteri akan membentuk plak dan karang gigi berwarna kuning kecoklatan yang sulit dihilangkan hanya dengan menyikat gigi,” terang dokter Dian.

Plak dan karang gigi yang menumpuk inilah yang menjadi penyebab utama bau mulut tak sedap pada perokok.

3. Gusi Berdarah hingga Gigi Copot Lebih Cepat!

Kebiasaan merokok secara terus-menerus dapat memicu peradangan gusi (gingivitis). Jika kondisi ini terus-menerus diabaikan, dampaknya bisa sangat serius. Perokok dapat mengalami:

  • Gusi berdarah
  • Nyeri saat mengunyah
  • Hingga yang paling parah, gigi goyang dan lepas dengan sendirinya alias ompong lebih cepat!

Hal ini juga diperparah dengan fakta bahwa nikotin dan tar dapat memicu penyusutan tulang rahang, yang merupakan fondasi tempat gigi tertanam.

4. Luka Sulit Sembuh dan Risiko Kanker Mulut

Dokter Dian juga menekankan bahaya lain yang tak kalah mengerikan. “Perlu diketahui juga bahwa kebiasaan merokok juga memperlambat proses penyembuhan luka di rongga mulut dan meningkatkan risiko kanker mulut akibat zat karsinogenik,” paparnya.

Ini berarti, jika Anda memiliki sariawan, luka akibat tergigit, atau bahkan setelah pencabutan gigi, proses penyembuhannya akan jauh lebih lama dan berisiko komplikasi lebih tinggi. Lebih jauh lagi, zat karsinogenik (penyebab kanker) dalam rokok meningkatkan peluang Anda terkena kanker mulut yang mematikan.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co
1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button