BeritaFAMILYKESEHATANMETROPOLIS

Waspada Tanda Bahaya Kehamilan, Suami Siaga Wajib Tahun Ini!

Persiapan Persalinan

Bidan Putri memaparkan 5 faktor yang dapat memperlancar persalinan, di antaranya power (kekuatan kontraksi), passageway (panggul dan jalan lahir), psychology (stress dan emosi), position (posisi bayi dan plasenta), serta penolong persalinan.

Agar kontraksi lancar, Putri menyarankan agar ibu bernapas dengan baik, cari suatu hal yang dapat mengalihkan fokus dari nyeri persalinan, makan dan minum air putih yang banyak, kompres hangat, serta minta suami untuk melakukan pijatan di tubuh ibu.

Kemudian, dalam mempersiapkan panggul dan jalan lahir, Putri menyarankan untuk melakukan latihan rutin yang dapat membantu menyeimbangkan rahim, dan membuka panggul.

Selain itu postur tubuh juga harus baik, dan ibu hamil diharapkan aktif bergerak ketika proses persalinan (dengan berjalan, squatting, dan menggunakan birthing ball).

“Hal selanjutnya yaitu kelola stres dan emosi, diharapkan suami dan keluarga dapat mendukung ibu, selama kehamilan sampai proses persalinan, dan kesiapan ibu dan suami ini juga dipengaruhi oleh pengetahuan tentang persalinan,” katanya dalam keterangan resmi, baru-baru ini.

Bidan Putri juga menjelaskan, posisi bayi dalam rahim dapat mempengaruhi kelancaran proses persalinan, atau jenis persalinan seperti apa yang akan ibu alami.

Agar posisi optimal, ibu disarankan untuk rutin melakukan olahraga yang melatih otot dasar panggul, serta lakukan balancing dan optimalisasi postur tubuh ibu.

Faktor kelima yaitu penolong persalinan. Pilihlah penolong persalinan yang suportif terhadap rencana persalinan ibu, yang bisa memberikan informasi tentang kebutuhan ibu selama hamil sampai persalinan, dan bangun kepercayaan dengan penolong persalinan yang ibu pilih.

Kenali Tanda Bahaya Kehamilan

Sebelum menuju persalinan, Dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RSUI dr. Natasya Prameswari, Sp.OG menjelaskan, beberapa tanda bahaya kehamilan.

Jika hal-hal ini terjadi, bumil harus segera dibawa ke pelayanan kesehatan. Beberapa tanda bahaya kehamilan seperti janin dirasakan kurang bergerak dibanding sebelumnya.

Gejala lainnya yakni muntah terus dan tak mau makan, demam tinggi, air ketuban keluar sebelum waktunya, perdarahan pada hamil muda atau hamil tua, dan adanya pembengkakan pada kaki, tangan, wajah, atau sakit kepala disertai kejang. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button