
Puncak Klasemen Sementara (Pekan 11):
| Peringkat | Tim | Poin |
| 1 | Borneo FC Samarinda | 24 |
| 2 | Persija Jakarta | 20 |
| 3 | Persib Bandung | 19 |
| 4 | Persita | 18 |
| 5 | PSIM Yogyakarta | 18 |
| … | … | … |
| 8 | Persebaya Surabaya | 14 |
| … | … | … |
| 17 | Persis Solo | 5 |
🧠 Taktik Jitu Paul Munster & Harapan Bonek
Kemenangan ini tak lepas dari peran Pelatih Paul Munster yang menerapkan strategi efektif. Ia mampu membaca kelemahan lawan dan memanfaatkan momentum kebangkitan tim di babak kedua dengan menggencarkan serangan.
Kontribusi Paulo Gali sebagai motor serangan utama dengan dua assist yang vital juga layak diacungi jempol. Keberanian dan kreativitasnya membuat lini serang Green Force menjadi kombinasi mematikan bersama ketajaman Perovic dan skill Rivera.
Kombinasi pemain muda lokal dan asing kini mulai berjalan selaras, menunjukkan Persebaya Surabaya mulai menemukan identitas permainan terbaiknya musim ini.
Dengan semangat “Satu Nyali! Wani!”, kemenangan atas Persis Solo ini menjadi awal penting untuk menjaga asa dan momentum tim dalam upayanya kembali menembus posisi lima besar Super League 2025/2026.
Konsistensi kini menjadi kunci bagi Persebaya untuk menatap putaran berikutnya dengan lebih optimistis. (*/tur)



