
KALTENG.CO- Timnas Indonesia U-23 dituntut langsung tancap gas di Laga awal SEA Games 2021. Timnas Indonesia U-23 langsung dihadapkan dengan lawan berat di laga awal SEA Games 2021.

Skuad Garuda Muda harus menghadapi tuan rumah sekaligus tim unggulan Vietnam di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Jumat (6/5) petang.
Bagi timnas, laga ini tak hanya laga untuk mendapatkan modal awal. Tapi, ada misi revans di sana. Ya, Vietnam pernah mengubur mimpi timnas mengakhiri paceklik medali emas cabang olahraga (cabor) sepak bola SEA Games.
Itu terjadi pada edisi 2019 di Filipina. Saat itu, Vietnam membantai timnas dengan skor telak 3-0 di partai final.
Meski lawan di laga perdana cukup berat, Manajer Timnas Uden Kusuma Wijaya tak terlalu risau. Justru, menurut dia, laga melawan Vietnam di partai pertama sangat tepat.
’’Menurut saya, ini peluang bagus sekali ya. Malah lebih bagus. Artinya, dengan melawan tim yang lebih kuat, tentunya dalam laga berikutnya lebih memudahkan,’’ papar Uden.
Ya, secara kualitas, setelah melawan Vietnam di grup A, lawan Indonesia berikutnya relatif lebih ringan. Yakni, melawan Timor Leste (10/5), Filipina (13/5), dan Myanmar (15/5).
’’Menurut saya, cobaan yang lebih berat di awal itu akan lebih bagus,’’ lanjut pria yang juga seorang perwira tinggi di kepolisian itu.
Uden mengatakan bahwa timnas sudah mempelajari gaya bermain lawan. ’’Kekuatan mereka bagus. Sehingga ini malah keberuntungan bagi saya untuk melihat mental bertanding para pemain melawan tim kuat,’’ ujarnya.
Mengenai materi pemain tim, Uden memiliki harapan besar melihat skuad meraih juara SEA Games.
’’Tentunya ini harapan ya. Kita menggantungkan cita-cita setinggi langit untuk bisa meraih impian ini. Jadi ya saya kira ini saatnya kita bisa memperoleh keberuntungan. Karena hasil dari kita sudah lihat sebelumnya,’’ ucap pria yang menjabat ketua Asprov PSSI DKI periode 2017–2022 itu.
’’Anggap setiap pertandingan itu final. Supaya maksimal. Dan melawan Vietnam ini jadi final pertama,’’ ucapnya.
Sementara itu, skuad timnas kemarin siang menjalani latihan perdana di Vietnam. Latihan digelar di Lapangan Bai Bang, Phu Tho, dan berlangsung selama 90 menit. Total, ada 18 pemain yang berlatih di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong. Dua pemain lainnya, Elkan Baggott dan Asnawi Mangkualam, belum bergabung bersama skuad Garuda Muda.
’’Hari ini (kemarin, Red) kami memulai latihan di lapangan karena semalam hanya latihan pemulihan kondisi setelah tiba di sini. Kami latihan eksekusi atau skema bola mati, serta terus mematangkan taktik dan strategi,’’ ungkap Shin Tae-yong dikutip dari situs resmi PSSI. (Dikutip dari JawaPos.com/tur)



