
Rinie juga mengatakan saat gelombang pertama vaksinasi terhadap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah pada 27 Januari lalu, dirinya batal divaksin karena saat itu kondisi kesehatannya belum memungkinkan. Dan kemarin bersyukur setelah dilamukan pengecekan akhirnya bisa divaksinasi sehingga diharapkan bisa terhindar dari penularan Covid-19.
“Saya bersyukur kemarin saya juga bisa ikut di vaksin Covid-19, walaupun sudah divaksin, tentu kita harus tetap untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 agar semua kembali normal,” terangnya.
Politisi Partai PDI Perjuangan ini sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 karena sangat penting untuk memutus mata rantai penularan virus mematikan tersebut, dan DPRD juga harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung program vaksinasi ini.
Sementara anggota DPRD Kabupaten Kotim, Khozaini, mengatakan, kegiatan vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19 yang rentan dengan kematian itu.



