Anak Kurang Pintar, Istri Sebut Menurun dari Ayah, Pasutri Ini Akhirnya Pilih Cerai

KARAMAK DARAU

KALTENG.CO – Kecerdasaan seorang anak tidak sepenuhnya di pengaruhi faktor genetik, bisa saja karena lingkungan yang kurang mendukung. Namun pasangan suami istri (Pasutri) ini justru saling menyalahkan sebagai penyebab anak-anaknya kurang pintar.

Rumah tangga Donwori, 48, dengan istrinya Karin, 46, sudah tak dapat di pertahankan. Keduanya kerap cekcok karena masalah anak. Karin kerap menuduh kedua anaknya yang agak kurang cerdas itu, karena menurun dari sifat Donwori.

Si Anak Kurang Pintar

Donwori bercerita, pernikahannya dengan Karin semula berjalan baikbaik saja. Enam tahun menikah, keduanya di karuniai dua anak laki-laki dan perempuan. Donwori pun gembira bukan main.

“Lengkap Mas. Lelaki dan perempuan. Siapa yang enggak senang. Apalagi keduanya memang keturunan sendiri,” kata Donwori.

Namun badai petaka mulai menimpa Donwori. Saat kedua anaknya mulai masuk sekolah, tak pernah mendapat nilai bagus karena si anak kurang pintar. Kata nya kedua anaknya sulit memahami pelajaran di banding teman sekelas nya yang lain.

Baca Juga:  Perjanjian Ekstradisi dengan Singapura, Kapolri: Makin Memudahkan Pengungkapan Kejahatan Transnasional

“Jadi sejak saat itu selalu ngejek kalau anak itu nurun dari saya. Padahal saya enggak begitu, dulu pintar. Kok langsung nuduh saya,” ujarnya.

Setiap kali naik kelas, nilai rapot kedua anak Donwori tak pernah bagus. Hal itu membuat Karin kerap kesal. Apalagi menjadi buah bibir orang tua teman kedua anaknya. Karin yang kesal selalu menuduh suami yang kurang pintar. Sebagai suami merasa kondisi anaknya itu membuat Karin malu.