BeritaTamiang LayangUtama

Arisan Fiktif di Bartim, IRT Tipu Para Korban Ratusan Juta Rupiah

Kasus terungkap setelah korban terus mendesak tersangka karena tidak kunjung mendapat keuntungan dari membeli arisan itu. Selang satu tahun, korban yang sudah tidak sabar melaporkan kejadian.

Tersangka beralasan uangnya belum terkumpul ketika terus ditanya. Terakhir arisan langsung sengaja dibubarkan pelaku dengan alasan tidak cukup anggota namun uang yang telah disetor korban tidak bisa dipertanggungjawabkan,

“Selain korban pertama MS, ada juga HL yang melaporkan tersangka karena menjadi korban penipuan arisan itu,” sebut kapolsek.

Dia menambahkan, kasus arisan fiktif dalam penyidikan. Sedangkan uang yang disetor kepada tersangka diakui dipakai pribadi untuk membayar utang di tempat lain dan keperluannya. (log)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button