Awal Kemarau Pertengahan Mei

memadamkan api
PEMADAMAN: Petugas berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Alson, Selasa (20/4).FOTO: DENAR/KALTENG POS

PALANGKA RAYA,Kalteng.co – Cuaca Kota Palangka Raya beberapa hari ini terasa cukup panas, meski belum memasuki musim kemarau. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya, hal ini disebabkan karena kelembapan udara yang cukup kering.

Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya Ika mengatakan, panas yang terjadi beberapa hari terakhir ini memang disebabkan kelembapan udara yang cukup kering, sehingga awan yang terbentuk lebih sedikit dan langit cerah.

Baca Juga:  Usung Marsudi Syuhud pada Muktamar NU, Ini Alasan Furum Kiai Kampung

“Akibatnya tidak ada yang menghalangi sinar matahari ke permukaan bumi,” katanya saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Selasa (20/4).

Untuk Kalteng secara umum, hari ini dan besok perkiraan cuaca sebagian besar berawan. Sedangkan potensi hujan ringan dan lebat untuk hari ini dan lusa akan terjadi di beberapa wilayah. Seperti di wilayah Katingan bagian utara, Gunung Mas, Murung Raya, dan Kapuas bagian utara.

“Sedangkan di Palangka Raya, perkiraan cuaca untuk besok (hari ini, red) masih berawan,” katanya.

Baca Juga:  Atlet Diwajibkan Karantina 7 Hari Setibanya di Daerah Asal

Lebih lanjut ia menjelaskan, akan terjadi peralihan cuaca ke kemarau pada pertengahan Mei mendatang, yang dimulai dari wilayah Kapuas bagian selatan dan sebagian Pulang Pisau (Pulpis). Disusul Barito Selatan (Barsel), Barito Timur (Bartim), Kapuas bagian tengah, Palangka Raya, dan Pulpis pada pertengahan hingga akhir Juni mendatang.

“Saat ini memang belum masuk musim kemarau, puncak kemarau akan terjadi nanti pada Juli dan Agustus,” pungkasnya.