1.500 Warga Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis
Dari Donor Darah hingga Operasi Katarak

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Polda Kalimantan Tengah terus memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui bakti kesehatan yang telah menjangkau sekitar 1.500 warga, Selasa (22/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut digelar sejak awal Juni dan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek. Berbagai layanan kesehatan diberikan secara gratis kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian obat-obatan, donor darah, khitanan massal, operasi katarak hingga operasi bibir sumbing.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, pelaksanaan bakti kesehatan merupakan bagian dari arahan pimpinan Polri agar peringatan HUT Bhayangkara tahun ini lebih banyak diisi dengan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Hari ini Polda Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80. Sesuai arahan pimpinan, peringatan tahun ini lebih banyak diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial, salah satunya bakti kesehatan,” ujarnya.
Jenderal bintang dua itu menjelaskan, pelayanan kesehatan yang diberikan tidak hanya dipusatkan di Polda Kalteng, tetapi juga dilaksanakan di rumah sakit, lokasi-lokasi pelayanan yang telah ditentukan, hingga seluruh Polres dan Polsek jajaran.
“Hari ini kami memberikan pelayanan kesehatan kepada kurang lebih 1.500 orang. Kegiatan ini sebenarnya sudah berlangsung sejak 1 Juni dan dilaksanakan di berbagai lokasi agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Selain memberikan pelayanan kesehatan umum, Polda Kalteng juga menggelar sejumlah program kesehatan khusus yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kami dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga memberikan obat-obatan, melaksanakan donor darah, khitanan massal, operasi katarak hingga operasi bibir sumbing,” ungkapnya.
Menurut Kapolda, jumlah peserta operasi bibir sumbing maupun operasi katarak yang mendaftar tidak terlalu banyak. Hanya sekitar 10 orang per masing-masing jenis operasi. Kondisi tersebut dinilainya sebagai indikator bahwa tingkat kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah relatif cukup baik.
“Kami berharap hal itu menunjukkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah sebenarnya sudah cukup baik. Tinggal masyarakat yang memang membutuhkan bantuan, seperti operasi bibir sumbing maupun operasi katarak, yang kami bantu melalui kegiatan ini,” tegas Iwan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo yang turut meninjau kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Polda Kalteng atas pelaksanaan bakti kesehatan yang dinilai sangat lengkap dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam bidang kesehatan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah di masa mendatang,” pungkasnya. (oiq)



