Batamad dan Tokoh Madura di Kotim Imbau Jangan Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian

PALANGKA RAYA,kalteng.co- Bumi Tambun Bungai, dihuni bermacam-macam suku, dan agama. Masyarakatnya begitu toleran. Keamanan dan ketertiban selalu terjaga. Hal itu tak terlepas dari semua lapisan masyarakat yang selalu mengedepankan ketertiban di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Situasi yang seperti ini harus dipertahankan terus menerus.
Ketua Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Fitriansyah mensyukuri situasi yang aman dan tentram di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya menginginkan semua pihak mengedepankan musyawarah jika ada masalah. Pihaknya juga mengharapkan agar semua masyarakat tidak mudah terpancing jika ada isu-isu yang bisa memecah belah kesatuan dan persatuan di Kalteng.
“Jangan mudah percaya jika ada isu negatif yang berbau agama, ras, dan antargolongan (SARA). Bisa jadi isu atau berita-berita itu tidak benar kejelasannya alias berita hoaks,”katanya dalam rilis yang diterima Kalteng Pos, Selasa (9/2).
Dukungan serupa disampaikan tokoh masyarakat Madura di Kabupaten Kotim Drs H Abdul Wahid MM. Pihaknya meminta ketentraman di Kalteng, Kabupaten Kotim khususnya selalu dijaga. Semua elemen masyarakat dari semua agama dan suku selalu bergandengan tangan. Jangan sampai ada oknum-oknum yang bisa merusak keragaman yang sudah ada.
“Kami mendukung Polri menegakkan hukum bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian, serta isu SARA yang bisa memecah belah persaudaraan yang sudah sangat sangat terjaga dengan baik selama ini,” tutupnya.(sos/ram)