BKSDA Kembalikan Satwa Liar ke Habitatnya, Hasil Perdangan di Pasar Gelap

BKSDA Kembalikan Satwa Liar ke Habitatnya

KALTENG.CO – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam sepanjang tahun 2021 berhasil menyelamatkan, belasan ekor satwa langka. Jumlah yang telah di kembali ke habitatnya sebanyak 18 ekor.

Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra mengatakan, 18 ekor satwa langka yang di selamatkan terdiri dari 16 ekor satwa serahan warga dan dua ekor lagi merupakan barang bukti kejahatan perdagangan satwa yang di titiprawatkan di instansinya.

“Satwa barang bukti tindak kejahatan perdagangan satwa di lindungi berupa dua ekor kukang. Satwa di lepasliarkan setelah kasusnya memiliki putusan berkekuatan hukum tetap,” kata Ade, Kamis (6/1/2022).

Dilepasliarkan Kembali Di Habitatnya

Primata bernama latin Nycticebus Coucang itu lanjutnya, menjadi satwa di lindungi terbanyak yang di selamatkan pihaknya bersama pihak terkait lainnya dengan mencapai tujuh ekor.

Selebihnya, elang brontok tiga ekor, trenggiling dua ekor, kemudian kucing kuwuk, burung hantu, simpai, baning, tikus bulan dan buaya masing-masing satu ekor.

Baca Juga:  Terima Suap, Oknum Hakim dan Panitera di PN Surabaya Ditangkap KPK

Seluruh satwa itu jelas Ade, di lepasliarkan kembali di habitatnya di temukan dan ke kawasan hutan konservasi cagar alam Maninjau dan hutan konservasi Suaka Margasatwa Malampah Alahan panjang, Kabupaten Pasaman.

“Dua ekor elang brontok di lepasliarkan di lokasi habitatnya di temukan di Muaroputuih, trenggiling di Pasaman dan selebihnya di kawasan hutan konservasi cagar alam Maninjau,” terangnya.