Bongkar Rahasia Eksistensi Dewa 19, Ahmad Dhani: Jangan Jadi Musisi Tukang Dugem! Masa Iya sih?

KALTENG.CO-Dewa 19 bukan sekadar grup musik; mereka adalah fenomena yang berhasil melintasi berbagai generasi di industri musik Tanah Air. Di balik nama besarnya yang tetap berkibar hingga kini, sang pentolan, Ahmad Dhani, akhirnya membagikan resep rahasia mengapa grup yang ia pimpin bisa terus eksis dan relevan di tengah gempuran tren musik baru.
Dalam sesi jumpa pers bersama 24 peserta ajang The Icon Indonesia di Senayan, Jakarta, Ahmad Dhani menegaskan bahwa fondasi utama kesuksesan Dewa 19 adalah keseriusan total dalam bermusik.
Dedikasi Tanpa Henti: “Rekaman, Rekaman, dan Rekaman”
Berbeda dengan stereotipe musisi muda yang identik dengan gaya hidup hura-hura, Dhani mengungkapkan bahwa masa mudanya habis untuk berpikir kreatif. Ia mengaku jarang menyentuh dunia malam demi fokus menelurkan karya.
“Saya selalu bilang ke Al, El, dan Dul, saya dulu masih muda dari umur belasan tahun nggak pernah dugem. Setiap hari bapak di musik, terus rekaman, rekaman, dan rekaman,” kenang suami Mulan Jameela tersebut.
Bagi Dhani, konsistensi dalam merilis album bukan sekadar rutinitas, melainkan penentu apakah seorang musisi akan dikenang atau terlupakan. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas setiap karya secara beruntun. Minimal, seorang musisi harus memiliki empat album yang semuanya sukses secara komersial dan kualitas agar bisa benar-benar “menancap” di hati penggemar.
Menjadi Ikon Tak Harus “Pintar” Menyanyi
Salah satu poin menarik yang disampaikan Dhani adalah pandangannya mengenai sosok ikonik. Menurutnya, menjadi penyanyi hebat tidak melulu soal teknik vokal yang sempurna, melainkan kemampuan mengenali karakter dan keunikan diri sendiri.
Ia mengambil contoh legenda musik dunia, Mick Jagger. “Dia tidak bisa disuruh nyanyi macam-macam, tapi he is iconic,” jelas Dhani. Pesan ini ditujukan kepada para peserta agar lebih mengeksplorasi sisi vokalitas yang menjadi keunggulan masing-masing ketimbang sekadar mencoba menjadi penyanyi yang serba bisa.
Dukungan Mentor Papan Atas di ‘The Icon Indonesia’
Ajang pencarian bakat The Icon Indonesia sendiri tidak main-main dalam mempersiapkan calon bintang masa depan. Program yang dijadwalkan tayang di SCTV mulai Senin, 13 April 2026 ini menghadirkan delapan juri lintas generasi yang mewakili berbagai genre musik:
Ahmad Dhani
Titi DJ
Isyana Sarasvati
Afgan
Andien
Ardhito Pramono
Adrian Khalif
Uan Kaisar
Selain deretan juri ternama, para peserta juga akan digembleng oleh musisi senior Rieka Roslan sebagai vocal coach. Sementara untuk urusan performa panggung dan koreografi, mereka akan didampingi oleh Geri Krisdianto (Aa Gege).
Tips Ahmad Dhani untuk Musisi Pendatang Baru
Kepada para peserta, Dhani memberikan pesan kuat agar tidak berhenti belajar meski kompetisi telah berakhir. “Bikin album terus dan setiap albumnya harus sukses. Jangan album pertama sukses, album kedua tidak sukses,” tegasnya.
Menjadi seorang ikon di industri musik Indonesia memang tidak mudah, namun dengan kerja keras, kreativitas setiap hari, dan pemahaman mendalam atas jati diri vokal, mimpi tersebut bukanlah hal yang mustahil. (*/tur)



