Dinas PUPR Kalteng Buka Layanan Pengaduan Kerusakan Jalan dan Jembatan Lewat WhatsApp

PALANGKA RAYA, Kalteng.co — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah membuka layanan pengaduan kerusakan jalan dan jembatan melalui pesan singkat dan WhatsApp. Layanan ini dibuat sebagai upaya percepatan respons terhadap infrastruktur yang rusak di wilayah provinsi.
Dalam unggahan resmi akun Instagram Dinas PUPR Kalteng, Minggu (1/6/2025), masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam melaporkan kondisi jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan.

Adapun nomor layanan pengaduan yang dapat dihubungi masyarakat antara lain:
• 0822-5701-1467 / 0813-4901-2401 (atas nama Agus Priantono)
• 0812-5436-9421 (atas nama Heru Susanto)
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom, menjelaskan bahwa pembukaan layanan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mempercepat penanganan infrastruktur rusak, khususnya yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.
“Kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat segera ditindaklanjuti. Layanan ini bagian dari komitmen kami untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kalimantan Tengah,” kata Juni Gultom.
Ia menambahkan, jika terdapat laporan yang menyangkut kewenangan di luar pemerintah provinsi, seperti kabupaten/kota atau pemerintah pusat, maka laporan tersebut akan diteruskan melalui Sekretariat Bersama (Sekber) yang telah dibentuk.
“Sekber ini beranggotakan seluruh Kepala Dinas PUPR se-Kalteng dan Kepala Balai Jalan Nasional. Tujuannya agar koordinasi penanganan infrastruktur lintas kewenangan bisa dilakukan dengan cepat dan efisien,” ujarnya.
Menurut Juni, kebersamaan dalam penanganan infrastruktur merupakan bentuk tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah demi kepentingan masyarakat luas.
Ia juga mengajak masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama-sama menjaga fasilitas infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah.
“Mari kita rawat jalan dan jembatan yang sudah dibangun, karena itu merupakan milik kita bersama. Peran serta masyarakat sangat penting agar infrastruktur tetap berfungsi optimal,” pungkasnya. (pra)
EDITOR : TOPAN



