Diskominfosantik Kalteng Dorong Generasi Muda Kuasai Keterampilan Digital dan Kreatif

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Perkembangan teknologi di era digital membuka peluang besar bagi dunia kerja yang terus mengalami transformasi. Beragam profesi baru bermunculan, menuntut keterampilan khusus di bidang teknologi, inovasi, dan kreativitas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengatakan bahwa saat ini profesi di sektor teknologi informasi (TI) menjadi salah satu yang paling diminati di dunia.
“Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat, peluang kerja di era digital ini sangat terbuka lebar, terutama bagi generasi muda yang siap beradaptasi,” ujarnya, Senin (28/7/2025).
Rangga menambahkan bahwa peluang di dunia digital tak melulu soal kemampuan teknis. Saat ini, perusahaan juga sangat menghargai individu yang memiliki keterampilan berpikir analitis dan kreatif, yang di nilai sebagai modal penting dalam menghadapi tantangan kerja masa kini.
Diskominfosantik Kalteng Terus Mendorong Upaya Peningkatan Literasi Digital
Menurutnya, Analytical Thinking adalah kemampuan menganalisis informasi, mengenali pola, serta menarik kesimpulan berbasis data, yang berguna untuk pengambilan keputusan yang tepat. Sementara Creative Thinking mencerminkan kemampuan untuk melihat persoalan dari sudut pandang berbeda dan menghasilkan ide-ide inovatif serta solusi unik.
“Generasi milenial dan Gen Z di Kalteng tidak perlu merasa minder dalam menghadapi persaingan global. Kuncinya adalah terus percaya diri, mengasah kreativitas, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan hard skill dan soft skill lainnya,” tambah Rangga memberi motivasi.
Ia berharap generasi muda di Kalimantan Tengah dapat memanfaatkan peluang yang tercipta dari perkembangan dunia digital, termasuk merintis usaha di sektor ekonomi kreatif seperti industri konten, pengembangan aplikasi, hingga digital marketing yang saat ini sangat menjanjikan.
“Diskominfosantik Kalteng terus mendorong upaya peningkatan literasi digital di kalangan pemuda agar mereka mampu menjadi pelaku aktif, bukan sekadar penonton dalam era transformasi teknologi,” pungkasnya. (pra)
EDITOR : TOPAN



