Doakan Musibah Banjir Kalteng Segera Berakhir

Sambut Positif
Wakil Ketua I DPRD Kalteng H Abdul Razak

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Doakan musibah banjir Kalteng segera berakhir. Sejumlah kabupaten di Kalteng di terpa banjir akibat tingginya intensitas curah hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir.

Adapun daerah yang terendam banjir yaitu, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), Lamandau, Seruyan, Pulang Pisau, Katingan dan Gunung Mas (Gumas).

Hal inipun mendapat perhatian dari berbagai kalangan, salahsatunya dari Wakil Ketua I DPRD Kalteng H Abdul Razak. Politikus senior dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kalteng ini mengaku prihatin atas musibah banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Kalteng. 

“Saya turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi di sejumlah kabupaten. Saya doakan, kondisi kesehatan masyarakat selalu dalam keadaan sehat dan musibah banjir ini dapat segera berakhir,”ucap Razak kepada Kalteng.co, Minggu (29/8/2021).

Disampaikannya, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Kalteng (BPBPK), musibah banjir terjadi di 7 kabupaten, 23 kecamatan dan 134 kelurahan/desa, dengan jumlah 12.006 Kepala Keluarga (KK) dan 17.759 jiwa yang terdampak. Sedangkan 109 KK serta 49 jiwa lainnya telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Baca Juga:  Hindari Pinjol, Akses Layanan Keuangan Harus Diperbanyak

Banjir tersebut sambungnya, telah merendam ratusan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum, seperti jalan dan jembatan. Bahkan, perkantoran, rumah ibadah, sekolah dan fasilitas kesehatan lainnya pun ikut terendam.

“Selain itu, dampak banjir telah membuat beberapa titik akses jalan terputus dan hanya mampu menggunakan perahu kecil/getek untuk melewatinya. Masyarakat terdampak saat ini informasinya memerlukan air bersih, sandang, pangan, obat-obatan, keperluan bayi dan perempuan,” sebut mantan Bupati Kobar ini.

Baca Juga:  Dorong Inovasi, Minta Layanan Samsat ke Pelosok

Meski saat ini pemerintah tengah fokus menangani pandemi Covid-19, Razak meminta agar wilayah terdampak banjir tetap di perhatikan. Mengingat banjir merupakan bencana yang terjadi karena faktor alam.

“Debit air di beberapa desa memang sudah ada yang mengalami penurunan, namun ada juga diantaranya yang masih mengalami kenaikan debit. Mari bersama-sama kita panjatkan doa, agar segala musibah ini dapat segera berlalu,”tutup wakil rakyat asal Dapil III Kalteng meliputi Kabupaten Kobar, Lamandau dan Sukamara ini. (pra)