Dosen Polnep Bekali Ratusan Siswa SMAN 1 Sukamara Keterampilan Komunikasi di Era Digital

SUKAMARA, Kalteng.co – Tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja di era digital menuntut lulusan sekolah menengah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi yang kuat. Menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 1 Sukamara, Rabu (22/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula utama sekolah itu diikuti lebih dari 200 siswa kelas X. Program PKM ini merupakan kolaborasi lintas disiplin antara Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik dan Program Studi D3 Budidaya Ikan Polnep PSDKU Kabupaten Sukamara.
Tim PKM dipimpin oleh Muhammad Noer Oktavian, S.M., M.B.A, dengan anggota Muchammad Andi Ali Ridho, S.Pd., M.Pd, Dwiayu Juliati Djuko, S.Pi., M.Si, Ayu Rahmadhani, S.Pi., M.Si, dan Arini Resti Fauzi, S.Pi., M.Si. Kolaborasi ini bertujuan menanamkan pemahaman bahwa kemampuan komunikasi merupakan kompetensi penting di berbagai sektor, baik manajerial, keuangan, maupun teknis industri.

Kepala SMAN 1 Sukamara, Edy Kasim, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para dosen. Ia menilai kegiatan tersebut mampu membuka wawasan siswa sekaligus memotivasi mereka untuk memiliki standar kompetensi yang lebih tinggi dalam menghadapi persaingan global.
Sementara itu, Muchammad Andi Ali Ridho yang mewakili tim dosen menegaskan, bahwa kegiatan PKM merupakan bentuk tanggung jawab moral akademisi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa secara inklusif, termasuk di daerah.
Pada sesi inti, Muhammad Noer Oktavian memaparkan materi personal branding. Ia menekankan bahwa di era digital, setiap individu adalah representasi dari dirinya sendiri.
“Setiap tindakan dan apa yang ditampilkan di ruang publik, termasuk media sosial, akan membentuk persepsi orang lain terhadap kompetensi kita,” ujarnya di hadapan para siswa.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Muchammad Andi Ali Ridho yang membahas teknik public speaking, mulai dari penyusunan pesan, pengelolaan rasa cemas, hingga penggunaan bahasa tubuh yang efektif. Sesi ini berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab bersama para siswa.
Anggota tim PKM, Dwiayu Juliati Djuko, menambahkan bahwa keterlibatan dosen dalam kegiatan praktik bertujuan mendorong keberanian siswa dalam menyampaikan gagasan.
“Kami melihat potensi besar pada siswa-siswi di Sukamara. Mereka hanya membutuhkan dorongan dan teknik yang tepat agar percaya diri menyuarakan ide,” katanya.
Kegiatan PKM tersebut ditutup dengan diskusi dua arah, simulasi personal branding, penyerahan hadiah bagi peserta aktif, pemberian sertifikat secara simbolis kepada pihak sekolah, serta foto bersama. Tim dosen Polnep menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kolaborasi lintas program studi guna mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (pra)
EDITOR: EKO



