BeritaEkonomi BisnisLINTAS BORNEOMETROPOLISPLN

Hingga November 2022, Rasio Elektrifikasi Kalsel Capai 99,99 Persen dan Kalteng 98,96 Persen

Lebih lanjut ia menambahkan untuk menjalankan tugas besar tersebut, petugas PLN tak jarang harus menembus hutan belantara, pegunungan, tanah berlumpur, sungai dan sebagainya demi membangun jaringan listrik di pelosok.

Berjalan melalui lumpur, berenang menyebrangi sungai sambil mengangkat tiang listrik seakan sudah jadi makanan sehari-hari.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

“Banyak tantangan yang kami hadapi dalam pemasangan listrik di desa-desa terutama daerah pelosok yang minim akses jalan, di antaranya mobilisasi alat karena medan yang sangat berat, ada juga beberapa masalah sosial yang harus kami hadapi, namun senyum puas warga yang akhirnya bisa menerima listrik menjadi kebahagiaan kami dan memacu kami untuk terus melistriki desa lain,” jelas Joharifin

Upaya pemerataan jaringan listrik pedesaan juga dilakukan di daerah lainnya di Kalimantan Tengah, antara lain beberapa desa Batu Putih, Dirung, Malasan, Muara Bakanon, Tumbang Salo, Sei Bakanon Kabuten Murung Raya. Sementara di Kalimantan Selatan progres listrik pedesaan sedang berjalan di Desa Datar Ajab dan Hinas Kanan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta Desa Manunggal Lama di Kabupaten Kotabaru.

Masuknya listrik PLN ke desa-desa tak sekedar memberi terang, dan tentunya memberi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2 3

Related Articles

Back to top button