Jaksa Cabjari Palingkau Limpahkan Perkara Pembunuhan

Amir Giri Muryawan
Amir Giri Muryawan

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Palingkau, Senin (16/8/2021) telah melimpahkan berkas perkara atas nama terdakwa IW yang diduga melakukan pembunuhan terhadap korban YY dalam perkelahian.

Kejadian pembunuhan pada 09 Juni 2021 sekira pukul 21.00 Wib bertempat di depan Mess Karyawan perusahaan Desa Tambak Bajai Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum, yang juga menjabat sebagai Kepala Cabjari Kapuas di Palingkau, Amir Giri Muryawan, SH, membenarkan berkas perkara IW telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kuala Kapuas, Senin (16/8/2021) untuk selanjutnya dapat ditetapkan hari sidangnya, dan dapat memanggil saksi-saksinya.

“Terdakwa IW didakwa melanggar Pasal 351 ayat (3) KUHPidana atau Pasal 338 KUHPidana,” ungkap Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Pulang Pisau.

Amir menambahkan dakwaan terhadap terdakwa dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana yaitu melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia yang ancamannya paling lama tujuh tahun penjara, atau Pasal 338 KUHPidana merampas nyawa seseorang/pembunuhan) yang ancamannya paling lama 15 tahun penjara.

Baca Juga:  Tutup Karaoke dan Cafe, Serta Tindak Pelanggar Prokes

“Nanti kita buktikan di Pengadilan ya, pasal mana yang akan terbukti dan terungkap di Pengadilan. Karena kami sudah menyiapkan empat orang saksi, dan barang bukti serta surat visum yang akan kita buka di Pengadilan nanti,” jelasnya.

Perkara ini berdasarkan Berkas Perkara Penyidikan dari Penyidik Polsek Kapuas Murung yang telah dinyatakan lengkap pada 19 Juli 2021, kronologis terdakwa IW saat itu merasa tidak terima, karena mendapat info kakak kandungnya telah dipukuli korban YY.

Baca Juga:  Jasad Perempuan Mengapung di Sungai Dahuan

Kemudian terdakwa IW mencari keberadaan YY, setelah bertemu terjadi perkelahian antar keduanya.

Karena merasa kalah, dan juga kalah postur, terdakwa IW mengeluarkan pisau yang telah dibawanya, lalu ditebaskan ke badan korban YY. Terakhir ditusukkan ke perut sebelah kiri korban.

Selanjutnya YY lari ke arah mess, dan terjatuh disekitar mess tersebut. Korban dibawa ke klinik kesehatan oleh beberapa saksi, namun nyawanya tidak tertolong saat perjalanan ke klinik tersebut.

“Intinya seperti itu kasus singkatnya, nanti lebih detailnya akan dikupas di Pengadilan ya,” pungkasnya. (alh)