Jembatan Bersejarah Dirobohkan

Menurutnya, jembatan tersebut juga menjadi bukti keberhasilan dunia pendidikan dalam mendidik putra dan putri daerah. Hasil karya intelektual dapat dilihat dengan terbangunnya sebuah jembatan lengkung yang megah dari kayu ulin, yang manfaat keberadaannya dapat dirasakan hingga saat ini selama kurang lebih 47 tahun.
Selain itu, Maserius juga menyesalkan cara perobohan jembatan yang dilakukan menggunakan alat berat. Seyogianya dapat dilakukan dengan cara yang lebih baik, karena konstruksinya dibuat pre pabrikasi atau knockdown. Komponen yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan dan komponen yang utuh dapat dijadikan monumen atau sebagai bahan pembelajaran, agar ilmu pengetahuan terkait konstruksi kayu dapat terus diwariskan bagi generasi selanjutnya.
“Jembatan tersebut bukan sekadar jalan penyeberangan, tetapi itu merupakan simbol identitas dari suatu tempat yang sangat melekat erat sebagai pertanda suatu lokasi, jembatan itu juga sebagai bukti keberadaan dan keberhasilan dunia pendidikan, membentuk anak-anak muda untuk memilih profesi yang menempatkannnya sejajar dengan profesi lainnya, dan mampu mengangkat identitas diri para alumninya,” kata Maserius.




