Berita

Kader Gerindra dan Demokrat Saling Serang Soal Pimpinan Partai

Di Gerindra Itu Tidak Mengenal Adanya Oligarki Kekuasaan

Melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (21/12/2021), Taufik membeberkan masa lalu Prabowo. “Sebagaimana kita ketahui bersama, Ketum Gerindra itu anak begawan ekonomi dan mantu Presiden ke-2 RI sejak tahun 1983 yang berkuasa selama 32 tahun. Bisa dapat pangkat berbintang dan jabatan di karbit gak?” tulis TaufIK, Selasa (21/12/2021).

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Tak hanya itu, Taufik pun kembali menyentil Gerindra yang sejak berdiri pada 2008 hanya pernah di pimpin oleh dua orang saja.

“Partai politik sejatinya adalah perkakas rakyat. Tugas pokok partai politik adalah kaderisasi, agregasi, dan artikulasi. Selama ini tak di miliki, partai hanya berisi pemuja oligarki yang antidemokrasi,” paparnya.

“Ketum Gerindra sejak berdiri sudah berapa kali di ganti?” sambung Taufik.
Dalam Penutupan Kongres Tunas Indonesia Raya (Tidar) di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu kemarin (19/12/2021), Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengklaim tak melanggengkan adanya oligarki di internal partainya.

“Tadi sudah di sampaikan bahwa regenerasi itu penting. Di Gerindra itu tidak mengenal adanya oligarki kekuasaan. Bahkan terhadap anak pendiri Gerindra pun itu tidak ada keistimewaan,” ujar Dasco. (tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button