Kangen Anime Fantasi Berkualitas? Ini 4 Manga yang Lebih ‘Berserk’ dari Kebanyakan Isekai!

KALTENG.CO-Dunia anime seringkali diwarnai oleh adaptasi dari karya-karya manga dan light novel populer. Keberadaan materi sumber yang kuat dan basis penggemar yang solid seringkali menjadi jaminan kesuksesan sebuah proyek anime.
Genre fantasi, dengan dunia yang kaya dan cerita yang epik, menjadi salah satu yang paling sering diadaptasi, contohnya saja Berserk yang bahkan memiliki beberapa versi adaptasi anime.
Namun, ironisnya, banyak manga fantasi berkualitas tinggi, bahkan dengan ratusan chapter, yang masih belum mendapatkan sentuhan magis animasi.
Fenomena ini semakin terasa ketika kita melihat bagaimana beberapa manga fantasi yang dianggap sebagai mahakarya justru terlewatkan, sementara banyak karya yang relatif baru atau bahkan generik di genre isekai (reinkarnasi ke dunia lain) justru mendapatkan lampu hijau untuk dianimasikan. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan dan harapan besar di kalangan penggemar manga dan anime di seluruh dunia.
Mengutip dari laporan cbr.com, berikut adalah 4 manga fantasi terbaik yang sayangnya hingga saat ini masih belum mendapatkan adaptasi anime, padahal sangat layak untuk ditonton dalam format bergerak:
1. Dungeon Meshi (Delicious in Dungeon)
Meskipun baru-baru ini mendapatkan adaptasi anime yang sangat dinantikan dan dipuji, Dungeon Meshi sempat menjadi salah satu manga fantasi yang paling diidamkan untuk dianimasikan. Dengan premis unik menggabungkan petualangan di dungeon dengan memasak dan memakan monster, karya Ryoko Kui ini menawarkan perpaduan humor, aksi, dan world-building yang brilian. Adaptasi animenya yang akhirnya terwujud membuktikan betapa besarnya potensi dan daya tarik cerita ini.
2. Witch Hat Atelier (Tongari Boushi no Atelier)
Manga karya Kamome Shirahama ini memukau pembaca dengan visualnya yang indah dan cerita yang penuh keajaiban. Mengisahkan tentang Coco, seorang gadis yang terpesona dengan sihir dan tanpa sengaja terlibat dalam dunia penyihir yang penuh misteri, Witch Hat Atelier menawarkan petualangan yang emosional dan visual yang memanjakan mata. Dengan desain karakter yang unik dan latar dunia yang mempesona, manga ini sangat cocok untuk diadaptasi menjadi anime dengan kualitas visual yang tinggi.
3. Innocent
Meskipun berlatar sejarah Prancis, Innocent karya Shinichi Sakamoto memiliki elemen fantasi dalam penggambaran karakter dan atmosfernya yang sureal. Mengikuti kisah Charles-Henri Sanson, seorang algojo kerajaan di era Revolusi Prancis, manga ini menyajikan narasi yang gelap, intens, dan penuh dengan simbolisme visual yang kuat. Gaya seni Sakamoto yang detail dan ekspresif akan menjadi daya tarik visual yang luar biasa jika diadaptasi menjadi anime dengan arahan yang tepat.
4. Land of the Lustrous (Houseki no Kuni)
Land of the Lustrous karya Haruko Ichikawa sebenarnya sudah mendapatkan adaptasi anime yang sangat dipuji karena visual 3D yang unik dan penceritaan yang mendalam. Mengisahkan tentang para permata abadi yang bertarung melawan bangsa bulan untuk melindungi diri mereka, manga ini menawarkan konsep yang orisinal, karakter-karakter yang kompleks, dan tema-tema filosofis yang kuat. Keberhasilan adaptasi animenya membuktikan bahwa manga fantasi yang unik dan berani memiliki potensi besar untuk sukses di layar kaca.
Mengapa Adaptasi Anime Ini Sangat Diharapkan?
Keempat manga di atas memiliki elemen-elemen kunci yang membuat mereka sangat cocok untuk diadaptasi menjadi anime:
- Cerita yang Kuat dan Orisinal: Masing-masing manga menawarkan narasi yang unik dan menarik, jauh dari klise yang sering ditemukan di genre fantasi.
- Visual yang Memukau: Baik dari segi desain karakter maupun latar dunia, manga-manga ini memiliki daya tarik visual yang kuat dan akan sangat indah jika dianimasikan.
- Potensi Emosional dan Tema yang Mendalam: Cerita-cerita ini tidak hanya sekadar petualangan, tetapi juga menyentuh tema-tema yang lebih dalam dan mampu membangkitkan emosi yang kuat pada pembaca.
- Basis Penggemar yang Antusias: Meskipun belum mendapatkan adaptasi anime (kecuali Land of the Lustrous yang sudah tayang), manga-manga ini telah membangun basis penggemar yang setia dan sangat menantikan versi animasinya.
Meskipun saat ini keempat manga fantasi ini belum sepenuhnya mendapatkan adaptasi anime yang komprehensif (dalam kasus Dungeon Meshi dan Land of the Lustrous sudah ada adaptasi), harapan para penggemar tetap tinggi.
Dengan semakin berkembangnya industri anime dan meningkatnya permintaan akan konten berkualitas, bukan tidak mungkin jika suatu hari nanti kita akan melihat petualangan epik Coco di Witch Hat Atelier atau kegelapan dunia Innocent dihidupkan dalam format anime yang memukau.
Kita hanya bisa terus berharap dan mendukung para kreator untuk mewujudkan impian para penggemar ini. (*/tur)




