
“Tahun ini anggaran kita kembali dilakukan pemotongan seperti dana alokasi umum, sehingga kenaikan tunjangan daerah ditunda dulu. Kalau nanti pendemi berakhir dan kondisi keuangan membaik, Insya Allah tunjangan daerah untuk ASN akan dinaikkan,” ucap Halikin.
Dia menjelaskan, tidak akan melakukan pemotongan atau pengurangan tunjangan daerah bagi para ASN, dan terkait tunjangan daerah yang masih belum dibayarkan akan segera dilunasi karena saat ini ada tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit di Kabupaten Kotim.
“Para ASN tidak perlu khawatir, kami tidak akan melakukan pemotongan tunjangan daerah mereka, dan terkait tunjangan yang belum dibayarkan, dalam waktu dekat ini akan kami lunasi, kerena saat ini tim audit BPK masih melakukan pemeriksaan,” tutupnya.(bah).



