BeritaPOLITIKA

Kental Nuansa Politis, Ribka Sesalkan Pemecatan Dokter Terawan dari IDI

Lebih lanjut, Ribka juga menyinggung soal asas kemanusiaan. Menurut dia, semua manusia kalau bermanfaat merupakan perintah Tuhan. Terawan, kata dia, sudah bermanfaat untuk orang banyak dengan ilmu dan pengetahuannya.

“Lalu kenapa dia harus diberi sanksi dan dipecat tidak manusiawi seperti itu. Saya rasa ini ada unsur politis. Sekarang ini kan ada kongres, munas apalah itu suasananya menuju 2024. Karena ini ada pergantian presiden, kita tahu-lah semua organisasi. Itulah penilaian saya soal pemecatan dr Terawan sebagai orang yang top sebetulnya. Saya sendiri sebagai dokter, ada di belakang Pak Terawan. Terus maju Pak Terawan, merdeka!,” pungkas Ribka.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Sebelumnya, Muktamar ke-31 Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Banda Aceh, memutuskan untuk mendepak mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dari keanggotaannya.

Anggota PB IDI Pandu Riono menegaskan pemecatan terhadap Terawan murni adanya pelanggaran etika. Kala itu Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI meminta terawan untuk menyelesaikan masalah etik tersebut. Namun, Terawan tidak punya niat untuk menyelesaikannya.

Pandu Riono pun menegaskan, pemecatan terhadap Terawan dari keanggotaan IDI bukan isu politik. Melainkan murni pelanggaran etika yang diperbuatnya.

“Jadi bukan isu politik, tapi masalah pelanggaran etika kedokteran tidak diselesaikan, tidak ada itikat baik untuk menyelesaikannya,” pungkasnya. (Dikutip dari JawaPos.com/tur)

Laman sebelumnya 1 2 3

Related Articles

Back to top button