KIM Bintang Jaya Itah Dorong UMKM Kalteng Go Digital Lewat Podcast Kalteng Expo 2026

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Semangat transformasi digital bagi pelaku UMKM kembali digaungkan dalam program podcast spesial Kalteng Expo 2026 yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah.
Podcast yang tayang secara langsung melalui kanal YouTube resmi Diskominfosantik Kalteng tersebut mengangkat tema “Kolaborasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan UMKM Naik Kelas”, Senin (17/5/2026) malam.
Dipandu host Anggelina Rentika Karolina, dialog interaktif itu menghadirkan Sekretaris KIM Bintang Jaya Itah Kota Palangka Raya, Vieta Sumala Dewi, sebagai narasumber utama.
Dalam perbincangan tersebut, Vieta menjelaskan bahwa KIM Bintang Jaya Itah lahir pada awal 2018 di bawah pembinaan Diskominfo Kota Palangka Raya. Awalnya komunitas ini dibentuk dari kumpulan pelaku UMKM lokal yang memiliki tujuan bersama untuk memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.
Seiring waktu, KIM Bintang Jaya Itah berkembang menjadi wadah informasi sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mendukung promosi serta pengembangan usaha lokal.
“Anggota kami berasal dari berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan khas Dayak. Selain berbagi informasi, kami juga aktif mengadakan pelatihan dan kegiatan sosial untuk masyarakat,” ujar Vieta.
Ia menambahkan, komunitasnya juga rutin menggelar pelatihan keterampilan di lapas perempuan serta terlibat dalam aksi sosial saat terjadi bencana banjir di Kalimantan Tengah.
Dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, KIM Bintang Jaya Itah terus mendorong para pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan pola pemasaran modern. Salah satu fokus utama saat ini adalah meningkatkan kualitas promosi digital produk UMKM.
Menurut Vieta, banyak pelaku usaha lokal masih mengalami kendala dalam menciptakan konten promosi yang menarik di media sosial. Karena itu, pihaknya mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pembuatan foto dan konten produk yang lebih profesional dan estetik.
“AI sangat membantu pelaku UMKM dalam membuat tampilan produk menjadi lebih menarik untuk promosi digital, terutama di Instagram dan WhatsApp Business,” jelasnya.
Promosi produk dilakukan melalui akun Instagram @itah_jayabintang, sementara pemasaran offline tetap berjalan melalui galeri KIM Bintang Jaya Itah yang berada di Jalan Putri Indang 1 Nomor 6, Kota Palangka Raya.
Upaya konsisten dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital itu pun membuahkan hasil membanggakan. KIM Bintang Jaya Itah sukses mengharumkan nama Kalimantan Tengah dengan meraih predikat Juara Umum sekaligus KIM Terbaik Bidang Ekonomi dan Kreatif Digital pada ajang nasional Kimfest 2025 di Tangerang.
Menutup sesi podcast, Vieta berharap seluruh KIM di Kalimantan Tengah dapat terus aktif menjadi penyebar informasi positif sekaligus motor penggerak UMKM agar semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Harapannya produk-produk lokal dan kearifan Dayak bisa semakin dikenal luas, bukan hanya di Kalimantan Tengah tetapi juga hingga tingkat nasional,” pungkasnya. (pra/aza)



