Lembaga KPI Diguncang Isu Pelecehan Seksual

Perundung Tetap Terjadi Hingga
Membuat Korban Stress
Korban kemudian mengikuti saran petugas polisi gambir dengan mengadukan semua tindakan pelecehan tersebut kepada internal KPI. Sejak pengaduan tersebut penderitaan korban masih belum berakhir. Perundungan masih berlanjut dan pelaku tidak di proses sanksi dalam bentuk apapun.
Perundung tetap terjadi hingga membuat Korban stress dan frustasi kemudian korban memeriksakan diri dan berkonsultasi kepada psikolog puskesmas Taman Sari. Korban di vonis mengalami PSTD (post traumatic stress disorder).
Korban kembali mengadukan tindakan pelecehan yang di alaminya kepada polsek Gambir namun tidak membuahkan hasil apapun.
“Saya ingin penyelesaian hukum, makanya saya lapor polisi tapi kenapa laporan saya tidak di BAP? kenapa pelaku tak di periksa? kenapa penderitaan saya di remehkan? bukankah seorang pria juga mungkin jadi korban perundungan dan pelecehan seksual?” tulisnya.
“Apakah saya harus jadi perempuan dulu supaya polisi serius memproses kasus pelecehan yang saya alami? apakah tangan saya harus di bacok dan perut saya diiris berdarah dulu baru penganiayaan yang saya alami di perhatikan orang lain,” tambahnya.



