Manfaatkan Masa Muda dengan Baik

Harapan Anggota Dewan kepada Para Pemuda di Gunung Mas
Anggota DPRD Gunung Mas, Pdt Rayaniatie Djangkan.
Anggota DPRD Gunung Mas, Pdt Rayaniatie Djangkan.

KUALA KURUN,kalteng.co – Generasi muda Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta untuk memanfaatkan masa muda dengan hal-hal yang baik, dengan kegiatan yang positif, yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Hal ini disampaikan anggota DPRD Gunung Mas Pdt Rayaniatie Djangkan.
“Masa muda masa yang terindah, harus dipergunakan dengan baik dan benar. Jangan menyia-nyiakan masa muda dengan hal-hal yang negatif,” kata Raya, sapaan akrab Rayaniatie Djangkan, Jumat (13/8) lalu.


Saat ini, generasi muda Gunung Mas harus mempersiapkan diri dengan keterampilan, pengetahuan dan pola pikir yang baik. Di era industri 4.0 menuntut generasi muda untuk memiliki sumber daya manusia yang unggul dan handal, sehingga kelak bisa bersaing dengan orang lain.
“Tanpa sumber daya manusia yang unggul, mustahil generasi muda Kabupaten Gunung Mas akan menjadi generasi muda yang cemerlang, dan memiliki masa depan yang baik. Generasi muda merupakan penggerak pembangunan,” ungkap legislator dari dapil I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya dan Kurun ini.
Selanjut dia mengharapkan, agar generasi muda Kabupaten Gunung Mas harus menjauhkan diri dari perbuatan yang negatif. Seperti mengonsumsi narkoba, minuman keras, judi, seks bebas dan perilaku buruk lainnya.
“Jangan rusak masa depanmu dengan kenikmatan sesaat (mengonsumsi narkoba, minuman keras, judi, dan seks bebas). Raih asa dan citamu setinggi mungkin dengan bersekolah,” harap politikus PAN ini.
Hal serupa juga dikatakan Kapolres Gunung Mas yang baru, AKBP Irwansah SIK. Menurut kapolres, dalam program kerja yang diusung pihaknya, salah satu prioritasnya adalah pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
”Saya berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini,” tegas Irwansah di ruang kerjanya, belum lama ini.
Berdasarkan data tahun 2020 lalu, Polres Gumas menangani 84 tindak pidana. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen atau 30 kasus adalah narkoba. Padahal, anggaran untuk penanganan kasus narkoba, sebenarnya hanya untuk 11 kasus saja.
”Pada kenyataannya, kami bisa menangani sekitar 30 kasus narkoba sepanjang tahun 2020. Ini menunjukkan bahwa Polres Gumas berkomitmen untuk selalu memberantas peredaran gelap narkoba,” tegasnya. (okt/ens)