Milenial Kalteng Didorong Kembangkan Jiwa Entreprenuership

“Aspek kewirausahaan, potensi ekonomi yang besar, dan fleksibilitas untuk menjadi pelaku UMKM inilah yang coba kami dorong kepada para generasi muda Kalimantan Tengah, yang mana saat ini hadir dari berbagai universitas dan perwakilan SMA di Palangka Raya. Aspek-aspek tersebut sesungguhnya menunjukkan bahwa sebenarnya cukup mudah untuk menjadi pelaku UMKM, khususnya bagi para generasi muda yang lekat dengan jiwa berkaryanya,”paparnya.
Pada dasarnya, jelas Hari Utomo, saat ini banyak generasi muda di Indonesia yang telah berhasil untuk berwirausaha melalui berbagai produknya.
“Dan kami juga meyakini bahwa sejumlah generasi muda di Kalimantan Tengah telah mulai melangkah pada sektor ini, termasuk sejumlah adik-adik yang hadir di acara ini. Hal ini berbeda generasi kami sebelumnya yang lebih bercita-cita sebagai pegawai, karyawan, dan profesi sejenisnya,”ujarnya.
Namun demikian, untuk melangkah ke arah kewirausahaan UMKM tersebut, maka juga perlu untuk mengetahui dan memahami potensi-potensi UMKM yang ada di sekitar kita, sehingga kita bisa mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di sekitar kita.
“Sebagai contoh, di sekitar kita terdapat tanaman purun yang mungkin tidak terlihat menarik karena tumbuh di area gambut dan bersifat liar. Namun demikian, tanaman purun tersebut dapat dijadikan produk UMKM dengan nilai tambah yang luar biasa, seperti tas, keranjang, alas gelas, dan sebagainya,”pungkasnya.
Sementara itu, selain menghadirkan , Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah, talk show yang digelar Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalteng, juga menghadirkan etreprenuer perempuan, Maria Golda, yang merupakan Petani Sawit Milenial yang juga merupakan salah satu succes story generasi milenial yang menggeluti dunia kewirausahaan. (*/tur)




