Tanggapi Kritik SEMMI Kalteng, Korwil BGN Palangka Raya: Sudah Kami Laporkan ke Pusat!

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Kalimantan Tengah melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Palangka Raya.
Kritik tersebut disampaikan dalam forum audiensi yang melibatkan Pemerintah Kota Palangka Raya dan pihak BGN. Dalam pertemuan itu, SEMMI secara terbuka mendesak agar Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Palangka Raya segera diganti.
Ketua PW SEMMI Kalteng, Afan Safrian menilai kepemimpinan Korwil BGN saat ini tidak menunjukkan kapasitas yang memadai dalam mengelola program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami datang membawa kritik dan meminta penjelasan, namun pihak BGN justru tidak mampu menunjukkan data kinerja. Ini menjadi catatan serius,” ujarnya.
Menurutnya, ketidakmampuan memaparkan data program, khususnya dari Oktober hingga April, menunjukkan lemahnya penguasaan aspek teknis dan administratif di lapangan.
“Program sebesar ini seharusnya dikelola dengan transparan. Jika data saja tidak tersedia, bagaimana publik bisa melakukan pengawasan,” tegas Afan.
SEMMI juga menilai kondisi tersebut berpotensi menghambat pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Jika dibiarkan, ini bisa berdampak pada lambatnya realisasi program yang seharusnya menyentuh masyarakat secara langsung,” tambahnya.
Lebih lanjut, SEMMI menegaskan bahwa posisi Korwil BGN merupakan jabatan strategis yang berperan penting dalam keberhasilan program di daerah.
Afan menyebut, kegagalan dalam menyajikan data kinerja menjadi indikator adanya persoalan dalam tata kelola internal lembaga tersebut.
“Ini bukan sekadar persoalan administrasi, tapi menyangkut kredibilitas dan akuntabilitas lembaga,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, PW SEMMI Kalteng meminta BGN pusat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja di wilayah Palangka Raya.
“Kami mendesak agar dilakukan evaluasi total dan pergantian pimpinan, demi menjaga integritas dan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Palangka Raya, Analistra Susedia Putri menyampaikan, pihaknya selaku perwakilan BGN pusat di Kota Palangka Raya tetap menerima apapun kritik terkait isu isu yang sedang beredar.
“Terkait dengan hasil audiensi itu saat ini memang sudah kami laporkan kepada pimpinan untuk segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Menurutnya, terkait pemberhentian operasional SPPG di Kota Palangka Raya pun sebenarnya bukan wewenang pihaknya selaku Korwil, melainkan pemberhentian itu langsung diberikan dari Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III berdasarkan laporan temuan kami di lapangan.
“Ini juga sebagai peringatan kepada setiap pengelola SPPG supaya lebih aware terkait kelengkapan infrastruktur sarana dan prasarana di SPPG tersebut. Kalau kita mengikuti aturan, kita aman. Aturan dari BGN pun sudah jelas, tinggal diikuti saja,” pungkasnya. (oiq)




