Pasar Saham Hijau! IHSG Naik 0,40 Persen, Ini Rekomendasi Saham Pilihan dari Analis

KALTENG.CO-Pasar saham Indonesia memulai perdagangan Selasa (16/9) dengan optimisme. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada level 7.979 dan terus menguat. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG terpantau naik 31,7 poin atau 0,40 persen ke level 7.968.
Berdasarkan data dari RTI Business, aktivitas perdagangan menunjukkan volume transaksi yang solid, yaitu 1,037 miliar saham dengan total nilai mencapai Rp 593,357 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 64.809 kali. Sebanyak 322 saham tercatat menguat, sementara 88 saham melemah dan 211 saham stagnan.
Faktor Pendorong Kenaikan IHSG
Penguatan IHSG pada pekan ini didorong oleh dua faktor utama, yaitu sentimen global dan kebijakan domestik.
- Keputusan Suku Bunga The Fed: Menurut Hari Rachmansyah, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), pasar akan mencermati keputusan suku bunga The Fed. Peluang The Fed melunakkan kebijakan moneternya, didukung data ketenagakerjaan AS yang melemah, dapat melemahkan dolar AS. Hal ini berpotensi mengembalikan arus modal ke pasar negara berkembang seperti Indonesia, yang pada akhirnya akan mendorong kenaikan harga saham.
- Kebijakan Domestik: Kebijakan pemerintah, seperti penempatan dana sebesar Rp 200 triliun oleh Kementerian Keuangan di bank-bank BUMN, diperkirakan akan menjadi katalis positif. Kebijakan ini akan meningkatkan likuiditas di sektor perbankan dan mendorong penyaluran kredit, yang pada akhirnya mendukung aktivitas ekonomi nasional.
Rekomendasi Saham Pilihan di Tengah Dinamika Pasar
Merespons kondisi pasar yang positif ini, IPOT memberikan beberapa rekomendasi saham dan instrumen investasi yang menjanjikan:
- BBTN (PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk)
- Alasan: Sektor perbankan BUMN diprediksi akan mendapatkan sentimen positif dari kebijakan penempatan dana pemerintah. BBTN menunjukkan tren uptrend yang kuat, dengan penguatan sebesar 4% pada perdagangan sebelumnya. Ini menandakan potensi kenaikan lanjutan.
- Rekomendasi: Buy di harga Rp 1.410 dengan Target Price (TP) di Rp 1.545 dan Stop Loss (SL) di Rp 1.350.
- MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk)
- Alasan: Proyeksi harga emas global yang masih menguat menjadikan sektor emas sangat menarik. MDKA menjadi pilihan utama karena didukung oleh sentimen kenaikan harga emas dan rencana IPO anak usahanya, EMAS.
- Rekomendasi: Buy di harga Rp 2.530 dengan TP di Rp 2.910 dan SL di Rp 2.390.
- BSDE (PT Bumi Serpong Damai Tbk)
- Alasan: Sektor real estat akan diuntungkan oleh kebijakan penempatan dana pemerintah di perbankan, yang akan melancarkan penyaluran kredit properti dengan bunga yang lebih kompetitif. BSDE juga didukung oleh komitmen belanja modal yang signifikan, yaitu Rp 3-4 triliun sepanjang 2025.
- Rekomendasi: Buy di harga Rp 1.095 dengan TP di Rp 1.235 dan SL di Rp 1.035.
- Reksa Dana Saham Premier ETF Indonesia State-Owned Companies (XISC)
- Alasan: Instrumen investasi ini berfokus pada saham-saham BUMN dan telah mencatatkan kinerja impresif dengan return year-to-date sebesar +13,29%. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, emiten BUMN diperkirakan akan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. (*/tur)




