BeritaEkonomi BisnisKabar DaerahPangkalan BunUtama

Penjaga Makam Bercerita tentang Karamah sang Kiai

Hal ini dikarenakan kawasan makam Kiai Gede hingga saat ini belum masuk dalam cagar budaya, sehingga pengelolaan dan penghimpunan dana dilakukan secara mandiri ataupun swadaya bantuan dari donatur maupun pemerintah daerah setempat.

Jamri mengaku, karamah Kiai Gede yang ia rasakan sampai saat ini adalah keberadaan makam yang tak pernah sepi dari kunjungan peziarah setiap harinya.

https://kalteng.co

“Kalau ditanya tentang karamah beliau, inilah yang saya rasakan hingga saat ini, dari kunjungan jemaah ke makam, setiap hari selalu ada saja orang yang datang berziarah. Tanpa ada yang bisa menggerakkan hati manusia, mustahil jemaah dari berbagai daerah bisa sampai ke sini. Itulah karomah beliau yang saya rasakan,” ungkap Jamri kepada Kalteng Pos.

Menurutnya, berdasarkan pengalamannya selama menjaga makam Kiai Gede, ada tiga versi atau alasan mengapa banyak umat Islam yang datang berziarah ke makam Kiai Gede. Yang pertama karena ingin bernazar dan meminta kepada Allah Swt agar dikabulkan keinginannya. Kedua adalah membayar nazar untuk keinginan yang sudah tersampaikan ataupun kabul hajatnya sesuai dengan niatnya. Kemudian yang ketiga adalah karena ingin mengambil berkah mengirimkan doa ataupun sekadar memberikan hadiah kepada Kiai Gede melalui bacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk terima kasih. (bersambung/ce/ala)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button