BeritaFAMILYMETROPOLIS

Hati Gelisah, Pikiran Tak Tenang? Ini Doa Penenang Hati yang Bisa Jadi Obat Mujarab

KALTENG.CO-Merasa sedih, gusar, bahkan putus asa karena berbagai masalah yang menimpa? Tenang, itu hal yang lumrah dan dialami banyak orang. Kondisi seperti ini memang bisa membuat hati terasa tidak tenang, pikiran jadi gelisah, bahkan tak jarang memicu stres berlebihan.

Apalagi jika solusi atas masalah yang Anda hadapi tak kunjung datang, perasaan negatif ini bisa terus menumpuk, berujung pada menurunnya kesehatan fisik dan mental. Rasanya dunia seperti runtuh dan sulit menemukan jalan keluar.

Ketika Kegelisahan Melanda, Mengandalkan Kekuatan Ilahi Adalah Kunci

Dalam situasi seperti itu, di mana kegelisahan melanda hati dan jiwa, kita seringkali merasa butuh sandaran. Bagi umat Muslim, mengandalkan kekuatan ilahi melalui doa adalah jalan terbaik. Seperti yang dilansir dari laman Yatim Mandiri, sudah menjadi hal yang wajar bagi seseorang untuk memanjatkan doa guna menemukan kembali ketenangan.

Menurut artikel dari Dompet Dhuafa, doa penenang hati dan pikiran dapat menjadi praktik sehari-hari untuk meraih kedamaian. Hal terpenting, tentu saja, adalah keyakinan penuh bahwa Allah SWT pasti akan menolong hamba-Nya. Keyakinan inilah yang menjadi pondasi utama untuk meraih ketenangan sejati, bukan hanya sekadar mengucap kata-kata.

Kumpulan Doa Penenang Hati dan Pikiran Gelisah yang Bisa Anda Amalkan

Jika Anda sedang mencari ketenangan, berikut ini adalah beberapa bacaan doa penenang hati dan pikiran gelisah yang dapat diamalkan oleh umat Muslim. Bacalah dengan khusyuk dan penuh keyakinan.

1. Doa Penenang Hati dari Nabi Muhammad SAW

Doa ini adalah salah satu yang sering diamalkan untuk memohon kemudahan dalam urusan dan kelembutan hati seseorang.

Cuplikan kode

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ فُلَاناً كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Transliterasi Latin: “Allahumma Antal ‘Aziizul kabiir, wa ana ‘abdukadh dho’iifudz dzaliil Alladzii laa haula walaa quwwata illa bika. Allahuma sakhkhir lii fulaan (sebut nama orang yg di maksud) kama sakhkhorta Fir’aun li Musa, wa layyin lii qolbahu kamaa layyantal hadiid li Dawud. Fainnahu laa yantiqu illa bi idznika, naa shiyatuhu fii qobdlotika, wa qolbuhuu fii yadika, Jalla tsanaa u wajhika yaa arhamar roohimiin.”

Artinya: “Ya Allah, bahwasanya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Besar. Dan sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu yang hina lagi lemah, yang tidak memiliki daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu. Ya Allah, mudahkanlah bagiku urusanku (sebut nama orang yang dimaksud) sebagaimana Engkau mudahkan urusan Firaun kepada Musa, dan lunakkanlah hatinya bagiku sebagaimana Engkau lunakkan besi bagi Nabi Daud. Sesungguhnya dia tidak berbicara kecuali dengan izin-Mu, ubun-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya dalam kekuasaan-Mu. Maha Agung pujian wajah-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.”

2. Doa Penenang Hati dan Pikiran Gelisah dari Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 250)

Doa ini memohon kesabaran dan keteguhan hati di tengah kesulitan.

Cuplikan kode

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Transliterasi Latin: “Rabbanaa afrigh ‘alainaa shabran wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa ‘alal qoumil kaafiriin.”

Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah atas diri kami kesabaran, serta teguhkanlah pendirian kami, serta tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 250).

3. Doa Memohon Perlindungan dari Berbagai Beban Hidup

Doa ini mencakup permohonan perlindungan dari kesedihan, kemalasan, hingga beban utang.

Cuplikan kode

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَاَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّ جَالِ

Transliterasi Latin: “Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal huzni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dholaid daini, wa gholabatir rijali.”

Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung pada-Mu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kemalasan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan dari beban utang serta tekanan orang-orang (jahat).”

Mengamalkan doa-doa ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk penyerahan diri dan upaya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Semoga dengan keyakinan yang kuat dan amalan doa ini, hati Anda kembali tenang, pikiran jernih, dan menemukan jalan keluar dari setiap masalah yang menghimpit. (*/tur)

Related Articles

Back to top button