Puluhan Kendaraan Diputar Balik Masuk Palangka Raya

Puluhan Kendaraan
CEK : Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang hendak masuk Kota Palangka Raya ketika berada di Pos Lintas Batas Taruna, Sabtu (14/8/2021) sore. FOTO: IST

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Puluhan kendaraan diputar balik masuk Palangka Raya. Petugas menjaring pada dua titik Pos Lintas Batas di Kota Cantik.

Yang pertama berada di Desa Taruna, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau. Lalu yang kedua berada di Kelurahan Tumbang Rungan, Kecamatan Pahandut.

Sejak Jumat (13/8/2021) hingga Sabtu (14/8/2021), sebanyak tiga unit kendaraan roda dua dan 22 unit kendaraan roda empat di paksa untuk di putar balik. Mereka terjaring petugas saat melakukan pemeriksaan sejak pukul 23.00 WIB – 15.00 WIB.

Pos Lintas Batas itu merupakan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) dan Intruksi Gubernur Kalteng yang di tindaklanjuti Polda Kalteng, bahwa Kota Cantik menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Baca Juga:  BEM se-Indonesia Wilayah Kalteng-Bar Gelar Vaksinasi Serentak

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Kepala Dishub Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan mengatakan, dalam kegiatan di pos ini di kerahkan beberapa personel gabungan terdiri dari Dishub, Satpol PP, TNI dan Polri.

“Dalam kegiatan ini, ada sebanyak 25 kendaraan yang telah di putar balik menuju asalnya. Kendaraan itu terdiri dari, tiga unit kendaraan roda dua dan 22 unit kendaraan roda dua,” katanya kepada Kalteng.co, Sabtu (14/8/2021) malam.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah memeriksa ratusan kendaraan yang akan memasuki Palangka Raya di perbatasan dengan Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).

Baca Juga:  KNPI Kalteng Mulai Melakukan Verifikasi OKP

“Kami melakukan beberapa pengecekan pengendara, baik itu sopir maupun penumpangnya. Bahwa setiap masyarakat yang ingin memasuki Kota Cantik harus menunjukkan bukti telah vaksin, KTP dan surat antigen 1×24 jam yang menunjukkan hasil negatif,” bebernya.

Di jelaskannya, dalam operasi itu juga, petugas selalu mengimbau masyarakat untuk mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melakukan suntik vaksin apabila memang belum. Karena salah satu point untuk dapat melintas yaitu sudah di vaksin. Maka itu selalu siapkan dokumen yang menjadi syaratnya,” pungkasnya. (oiq)