BeritaDPRD KALTENGLEGISLATIF

Reses Dapil Kalteng III, DPRD Kalteng Soroti Infrastruktur, Banjir, Pendidikan hingga UMKM

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Juru bicara DPRD Kalteng Dapil III Oki Maulana, menyampaikan Laporan hasil reses yang di laksanakan pada 2 – 9 November 2025 yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara dalam rapat paripurna Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025, di Ruang Rapat DPRD Kalteng, Senin (5/1/2026).

“Berbagai aspirasi yang di sampaikan masyarakat pada prinsipnya menyentuh kebutuhan dasar, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Oki.

Di Kabupaten Kobar, persoalan infrastruktur masih mendominasi aspirasi warga, mulai dari perbaikan jalan poros dan jalan lingkungan, peningkatan penerangan jalan umum (PJU), hingga penanganan drainase kawasan rawan banjir.

Warga Kecamatan Kumai mengusulkan penanganan abrasi pantai, dukungan pertanian dan peternakan, serta rehabilitasi rumah ibadah. Sementara Kecamatan Pangkalan Lada dan Arut Selatan menyoroti kebutuhan Jalan Usaha Tani (JUT), jembatan desa, bantuan alsintan, UMKM, serta pengelolaan sampah.

Di Kabupaten Lamandau, masyarakat menekankan pentingnya peningkatan jalan desa penghubung ke jalan nasional, layanan pendidikan dan kesehatan, serta ketahanan pangan.

Aspirasi tersebut tersebar di Kecamatan Sematu Jaya, Mebit Raya, Bulik, dan Belantikan Raya, mencakup pembangunan jalan dan gorong-gorong, bantuan UMKM dan bibit pertanian, penanganan stunting, penguatan perlindungan anak, hingga penyediaan sarana rumah ibadah.

Sementara di Kabupaten Sukamara, warga menyoroti penanganan drainase wilayah perbatasan untuk mengatasi banjir lintas daerah, penguatan sektor pertanian termasuk pendampingan konflik lahan dan plasma, dukungan sarana keagamaan, serta peningkatan akses infrastruktur pendidikan.

Secara umum, DPRD Kalteng Dapil III menegaskan perlunya percepatan pembangunan desa, pemerataan akses energi, penguatan UMKM berbasis potensi lokal, serta sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa, khususnya pada sektor infrastruktur dan pengendalian banjir.

“Seluruh aspirasi ini di harapkan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan Pemprov Kalteng agar lebih tepat sasaran dan benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Oki.(bam)

Related Articles

Back to top button