Rumah di Sabaru Berkobar saat Tahun Baru

Sabaru Berkobar

PALANGKA RAYA, kalteng.co- Tepat di hari pertama memasuki tahun 2021, peristiwa kebakaran mengagetkan warga kota Palangka Raya khususnya yang tinggal di Kelurahan Sabaru. Sebuah rumah permanen di Jalan Nyai Lemu II, kompleks perumahan surung berkoba, Jumat (01/01/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pemilik rumah diketahui milik Irawati. Beruntung tidakada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, akibat kebakaran ini kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Puluhan petugas pemadam kebakaran dari dinas pemadam kebakaran kota dibantu petugas pemadam kebakaran swakarsa datang ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api.

Menurut informasi di lapangan,peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat rumah yang diketahui disewakan pemiliknya kepada kepada keluarga Sahruji ini sedang di tinggal penghuninya.

Berdasarkan keterangan dari Risna mislia, ketua RT 005/ 01, KelurahanSabaru, yang tinggal tidak jauh dari rumah lokasi kebakaran, mulanya melihat muncul asap hitam dari atap rumah korban. Setelah itu api yang terlihat muncul dari atas teras rumah tersebut.

“Api itu muncul dari atas atap kayanya sekitar dekat sambungan listrik,” terang perempuan yang mengaku sudah 15 tahun menjadi RT dilingkungan tersebut.

Ditambahkannya lagi , sempat ada warga yang sempat mendengar seperti bunyi ledakan terjadi di dalam rumah sebelum api tersebut muncul dan membesar.Di ceritakan Risna lagi. Sbagian warga sekitar yang melihat munculnya asap tersebut sempat berusaha melakukan pemadaman api dengan menggunakan alat alat seadanya sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran yang di hubungi oleh warga datang ke lokasi kejadian.

Sementara istri Sahruji, Umi yang juga di panggil sehari-hari dengan panggilan mama Salma terkejut dan syok melihat rumah yang di sewa nya terbakar. Perempuan ibu dua orang anak ini sempat menerangkan bahwa saat kejadian kebakaran,dia dan anaknya anaknya sedang berada di pelabuhan kereng bengkirai.

“Tadi kami berangkat ke pelabuhan kereng,” ujarnya.

Umi dengan nada masih tak percaya dengan peristiwa yang dialami nya.Dia juga mengatakan dirinya pun belum mengetahui berapa kerugian yang dialami nya karena tidak ada barang dari dalam rumah yang sempat di selamatkan. (sja/ala)