Sawit Watch Mensinyalir Buruh Sawit Rentan Jadi Korban Perbudakan Modern

KALTENG.CO – Perbudakan modern di sinyalir kerap terjadi dengan buruh sawit. Kasus dugaan perbudakan yang di lakukan oleh Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin tengah menyita perhatian publik. Karena di duga, Terbit Rencana yang juga tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa itu. Memiliki kerangkeng di halaman rumahnya.
Sawit Watch meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus perbudakan tersebut. Mengingat praktik perbudakan modern di temukan di industri sawit, yang penyumbang devisa terbesar Indonesia.
“Pemerintah harus segera mengusut tuntas dugaan perbudakan terhadap buruh yang di duga bekerja di perkebunan sawit. Pemerintah juga dapat mengusut siapa saja pihak yang terlibat dan sudah berapa lama praktik tersebut berlangsung. Termasuk dari mana buruh tersebut di datangkan. Apakah dari wilayah setempat atau di datangkan dari luar,” kata Spesialis Buruh Sawit Watch. Zidane dalam keterangannya, Rabu (26/1/2022).
Selain itu, pemerintah juga harus segera melakukan pemulihan terhadap buruh. Yang menjadi korban dugaan praktik perbudakan, atas apa yang telah di alaminya. Kondisi buruh tersebut sangat jelas bertentangan dengan prinsip kerja layak. “Dugaan perlakuan buruk yang di alami buruh di maksud melanggar. Konvensi anti penyiksaan yang telah di ratifikasi pemerintah Indonesia,” tegas Zidane.



