
TNI Bergerak Dalam ‘Satu Frekuensi’
“Hubungan kerja keduanya dalam keadaan baik dan tidak ada permasalahan, jadi tidak seperti yang Effendi sebutkan. Baik Panglima ataupun KSAD bekerja dalam satu tim. Satu arahan dan satu komando, membuat TNI semakin kompak dan solid dalam menjalankan tugas,” kata Danrem.
Di jelaskannya. Soliditas TNI merupakan kata kunci kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi segala bentuk tantangan ataupun ancaman yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sebagai kunci kekuatan bangsa, TNI Bergerak Dalam ‘Satu Frekuensi’ (seiring, seirama, satu komando) dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Jadi tidak seperti yang Effendi sebutkan, TNI seperti gerombolan melebihi Ormas,” tegas Jenderal Bintang Satu akrab di sapa Putra ini.
Untuk diketahui, Ormas sejatinya sebuah wadah atau bagian dari tataran kehidupan berbangsa dan bernegara. Di mana mereka (Ormas) turut bersedia terlibat dalam pelatihan Bela Negara sebagai bentuk kerelaan pengorbanan terhadap bangsa dan negara.
“Ingat benteng pertahanan negara terakhir adalah TNI. TNI tidak mudah di pecah belah, karena rakyat senantiasa bersama TNI. Temuilah rakyatmu, dan Hiduplah bersama mereka. Mulailah dari apa yang mereka miliki, Karena Rakyat Ibu Kandung TNI ,” pesan Danrem. (pra)




