Sekretaris Komisi II DPRD Palangka Raya Imbau Warga Waspada Pascablasi di Flamboyan Bawah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi, mengimbau masyarakat, khususnya warga Flamboyan Bawah, Kelurahan Langkai, agar meningkatkan kewaspadaan pascaterjadinya ablasi yang merusak akses jalan jembatan panjang pada Jumat (30/1/2026) malam. Imbauan tersebut di sampaikan menyusul hasil peninjauan lapangan yang di lakukan oleh pemerintah melalui tim gabungan pada Sabtu (31/1/2026).
Ablasi di bantaran sungai tersebut di ketahui berdampak cukup serius terhadap akses vital warga serta permukiman di sekitarnya. Sumadi menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan dampak bencana, terutama pada lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami ablasi susulan.
“Saya mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari area jembatan dan bantaran sungai yang terdampak. Keselamatan warga adalah yang utama,” ujar Sumadi, Sabtu (31/1/2026). Politisi dari fraksi Golkar ini menyampaikan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur yang rusak akibat pergeseran tanah tersebut, mengingat jalan jembatan panjang di kawasan Flamboyan Bawah merupakan akses penting bagi aktivitas sehari-hari warga.
Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat dua titik lokasi terdampak, yakni di RT 03 RW II dan RT 07 RW VIII. Selain kerusakan akses jalan dan jembatan, sekitar 30 unit rumah warga juga terdampak akibat ablasi di bantaran sungai. Sebagai wakil rakyat, Sumadi menegaskan bahwa DPRD Kota Palangka Raya, khususnya Komisi II, akan mendorong pemerintah daerah dan instansi teknis terkait agar segera mengambil langkah penanganan yang komprehensif dan terukur.
Sinergi Yang Sudah Terbangun Ini Harus Terus Dijaga
“Kami di DPRD akan melakukan pengawasan dan mendorong agar penanganan di lakukan secepatnya, baik penanganan darurat maupun perencanaan perbaikan jangka panjang,” tegasnya.
Sumadi juga meminta pemerintah kota melalui dinas terkait untuk segera melakukan kajian teknis terhadap kondisi tanah dan infrastruktur di wilayah tersebut, guna mencegah terjadinya dampak yang lebih luas di kemudian hari.
Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah cepat kelurahan, kecamatan, serta keterlibatan BPBD, aparat TNI-Polri, dan unsur terkait lainnya yang telah turun langsung ke lapangan.
“Sinergi yang sudah terbangun ini harus terus di jaga. Penanganan bencana tidak bisa di lakukan sendiri-sendiri, perlu kerja bersama demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Sumadi kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila melihat tanda-tanda kerusakan lanjutan atau kondisi yang membahayakan.
DPRD Kota Palangka Raya, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal proses penanganan hingga kondisi akses dan permukiman warga kembali aman dan layak di gunakan. (pra)
EDITOR: EKO



