Seleksi CPNS Menerapkan Sistem Pemindai Wajah

Calon Peserta Harus Memperhatikan Foto yang Diunggah saat Mendaftar
Petugas melakukan pengecekan data peserta tes sekolah kedinasan
CEK ADMINISTRASI: Petugas melakukan pengecekan data peserta tes sekolah kedinasan menggunakan alat pendeteksi wajah di UPT BKN Palangka Raya, kemarin (7/6). Perangkat yang sama juga akan digunakaan dalam seleksi ASN khusus jalur CPNS. FOTO: DENAR/KALTENG POS

PALANGKA RAYA,Kalteng.co – Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di buka kembali. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mendapat kuota sebanyak 107 CPNS. Pelaksanaan tes CPNS kali ini di rencanakan akan menggunakan sistem yang berbeda dari tes CPNS sebelumnya.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palangka Raya Sigit Ari Wibowo mengatakan, sesuai rencana seleksi CPNS tahun 2021 akan menerapkan aplikasi face recognition atau pengenalan/pemindai wajah bagi peserta yang akan mengikuti tes SKD maupun SKB.

Baca Juga:  Budidaya Kelinci Menjadi Prospek Menjanjikan

Namun hal ini baru sekadar rencana, karena petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) tes CPNS masih belum di terima dari pusat.

“Kemungkinan akan menerapkan face recognition, karena untuk tes kedinasan yang di laksanakan saat ini sudah menggunakan menu registrasi tersebut,” katanya saat di wawancarai di Kantor UPT BKN Palangka Raya, Senin (7/6).

Di ungkapkannya, face recognition merupakan salah satu sistem keamanan yang di gunakan untuk memastikan bahwa peserta yang akan mengikuti ujian benar merupakan peserta yang mendaftar CPNS pada SSCN.

Baca Juga:  Golkar: Jokowi-Ma’ruf Berhasil Kendalikan Covid-19

Hal ini juga dalam rangka mencegah terjadinya perjokian selama tes berlangsung. “Face recognition ini merupakan menu baru saat peserta registrasi akan mengikuti tes,” ungkapnya.