Separatis Papua Makin Gila

Tebar Teror hingga Tembak Mati Anggota Brimob
Separatis Papua Makin Gila

KALTENG.CO – Kelompok separatis teroris (KST) Papua kembali menebar teror di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Mereka menyerang Mapolsek Kiwirok pada Minggu (26/9) dini hari.

Dalam baku tembak itu, seorang anggota Brimob bernama Bharatu Muhammad Kurniadi Sutio gugur.

”Awalnya ada tembakan dari KST, lalu di lakukan tembakan balasan dan upaya penyergapan,” ujar Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombespol Ahmad Mustofa Kamal. Saat baku tembak itu, Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi tertembak di bagian ketiak sebelah kanan.

”Luka tembakan itu membuat anak bangsa terbaik gugur,” terang polisi yang juga menjabat Kabidhumas Polda Papua tersebut. Korban di evakuasi pada pukul 07.16 WIT dengan menggunakan helikopter.

Jenazahnya di semayamkan di Aceh, kota asalnya. ”KST yang melakukan penembakan masih di kejar,” tegasnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Capaian Vaksin di Kabupaten Mura, Libatkan Pemerintah Desa

KST sebenarnya tidak memiliki banyak senjata api. Satu anggota KST pemegang senjata api biasanya di kawal tiga orang yang membawa busur dan parang. ”Jika anggota KST yang membawa senjata api ini tertembak, yang mengawal itu langsung mengambil senjatanya,” tuturnya.

Lalu, KST memunculkan tuduhan bahwa yang tertembak adalah warga sipil. ”Mereka hampir selalu melakukan itu, fitnah warga sipil ditembak. Padahal, yang tewas itu anggota KST yang senjatanya sudah di ambil teman mereka sendiri,” terangnya.

Baca Juga:  Usai Bercinta Gratisan dengan PSK, Pulangnya Dikeroyok hingga Tewas

Sementara itu, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM, versi pemerintah di sebut KST) Sebby Sambom punya versi tersendiri.

Ia menuturkan, dalam baku tembak Minggu dini hari itu, pihaknya berhasil menembak mati dua anggota TNI dan Polri. ”Yang pasti, kami bertanggung jawab dalam kejadian penembakan tersebut,” jelasnya dalam keterangan tertulis.