BeritaPangkalan BunUtama

Tanpa Dokumen PCR, Dirujuk ke Rumah Sakit

Sementara itu, kewajiban syarat dokumen PCR kepada pengguna transportasi udara yang akan menuju ke Kalteng teryata berpengaruh pada jumlah penumpang.

Station Manager Maskapai Citilink Palangka Raya Efriner mengaku, adanya SE gubernur terkait pengetatan orang masuk ke Kalteng sangat berpengaruh terhadap jumlah penumpang pesawat yang mengunakan jasa penerbangan Citilink ke Palangka Raya.

“Kemarin jumlah penumpang dari Surabaya-Palangka Raya hanya 20 persen dari biasanya, padahal biasanya jumlah penumpang bisa mencapai 70 sampai 80 orang,” kata Efriner kepada Kalteng Pos, kemarin (20/4).

Sebaliknya jumlah penumpang pesawat Citilink yang berangkat dari Palangka Raya menuju Surabaya masih tinggi. Efriner menyebut, ketimpangan jumlah penumpang pesawat ini akan menjadi bahan evaluasi bagi perusahaannya untuk mempertimbangkan kelanjutan pelayanan untuk rute penerbangan Surabaya-Palangka Raya.

“Kami belum tahu apakah akan mengurangi jadwal penerbangan atau menutup sementara jika penurunan ini terus berlanjut, nanti ditentukan oleh pihak kantor pusat,” ujar Efriner sembari menambahkan bahwa di Bandara Tjilik Riwut maskapai Citilink hanya khusus membuka satu kali penerbangan dengan rute Surabaya-Palangka Raya pulang pergi (pp).

Dikatakan Efriner, akibat adanya aturan khusus pembatasan masuk wilayah Kalteng harus mengantongi hasil pemeriksaan PCR, penumpang pesawat dari Surabaya yang ingin ke wilayah Kalteng lebih memilih rute penerbangan Surabya-Banjarmasin. Sebab, penumpang pesawat dari Surabaya cukup mengantongi hasil tes rapid antigen untuk bisa masuk ke wilayah Kalimantan Selatan.

“Surat keterangan antigen itu kan bisa sekalian dipakai oleh penumpang untuk masuk ke wilayah Kalteng lewat jalur darat,” pungkasnya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button