Temukan Rompi, Kapolres Katingan: Diduga Milik Aipda Yudhi dan Pencarian Dua Polisi Hilang Terus Berlanjut

KATINGAN, Kalteng.co – Tim gabungan yang terdiri dari Polda Kalimantan Tengah, Basarnas dan unsur terkait masih terus melakukan pencarian dua personel Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang pasca penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Beredar sebuah kabar, bahwa sbuah rompi dinas ditemukan tersangkut di ranting pohon di aliran Sungai Katingan, Jumat (3/7/2026).
Rompi tersebut ditemukan tidak jauh dari posko pencarian saat tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi lokasi terakhir dua anggota kepolisian itu terlihat. Penemuan tersebut langsung diamankan untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan adanya penemuan rompi tersebut. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan pemilik rompi karena proses identifikasi masih berlangsung.
“Benar, tim gabungan menemukan sebuah rompi yang tersangkut di ranting kayu di Sungai Katingan. Saat ini rompi tersebut telah diamankan dan masih dalam proses identifikasi,” ujarnya:
Berdasarkan dugaan awal, rompi tersebut kemungkinan merupakan perlengkapan milik Aipda Yudhi Perdana Putra yang sebelumnya gugur dalam operasi penindakan terhadap jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei. Namun kepastian mengenai pemilik rompi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami menduga rompi itu adalah milik personel almarhum Yudhi. Namun kami masih menunggu hasil identifikasi untuk memastikan kepemilikannya,” katanya.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap dua personel yang masih dinyatakan hilang, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, terus diperluas. Tim gabungan menyisir aliran sungai, bantaran, hingga kawasan sekitar lokasi kejadian dengan melibatkan personel gabungan dan peralatan SAR.
“Sampai saat ini kami masih mencari keberadaan dua anggota yang masih dinyatakan hilang. Seluruh personel gabungan terus bekerja maksimal melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Katingan,” tegasnya. (oiq)



