
Bom Di Ledakkan Di Dekat Gerbang
Biara Bandara
Kepadatan di Bandara Kabul masih berlangsung menjelang tenggat 31 Agustus 2021 Presiden AS Joe Biden menarik pasukan Amerika setelah berada di negara itu selama dua dekade.
Dalam sebuah pernyataan, ISIS mengaku bertanggung jawab dan mengatakan bahwa salah satu pelaku bom bunuh diri menargetkan para penerjemah dan orang-orang yang bekerja sama dengan tentara Amerika.
Sementara itu, Jenderal Korps Marinir Frank McKenzie, kepala Komando Pusat militer AS, mengatakan dalam acara jumpa pers bahwa ledakan itu di ikuti dengan baku tembak. McKenzie mengatakan ancaman dari ISIS tetap ada di samping aliran ancaman aktif lainnya.
“Kami yakin keinginan mereka adalah terus melakukan serangan dan kami perkirakan serangan-serangan itu akan terus berlangsung, dan kami sedang melakukan segala upaya untuk bersiap-siap,” kata McKenzi.
McKenzie menambahkan bahwa potensi serangan di masa depan dapat mencakup roket yang di tembakkan ke bandara atau bom mobil. McKenzie mengatakan ia tidak melihat apa pun yang akan meyakinkannya bahwa pasukan Taliban telah membiarkan serangan itu terjadi.
Para pejabat AS mengatakan satu bom di ledakkan di dekat Gerbang Biara Bandara dan yang lainnya dekat dengan Hotel Baron.
McKenzie mengatakan bahwa pasukan AS akan mengejar para pelaku serangan pada Kamis (26/8/2021).
Pejabat kesehatan Afghanistan mengatakan 60 warga sipil tewas, tetapi tidak jelas apakah itu adalah hitungan lengkap. Video yang di unggah beberapa wartawan Afghanistan memperlihatkan puluhan mayat dan korban luka-luka berserakan di sekitar kanal di pinggir Bandara.
Serangan pada Kamis (26/8/2021) itu terjadi setelah Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya mendesak warga Afghanistan untuk meninggalkan daerah sekitar Bandara karena muncul ancaman ISIS. Kedutaan Besar AS di Kabul sehari sebelumnya telah menyarankan warga Amerika agar jangan pergi ke Bandara.
Kedubes AS juga mengatakan mereka yang sudah berada di gerbang Bandara harus segera menjauh dari daerah itu, dengan alasan ada ancaman keamanan yang tidak teridentifikasi.(tur)



