Tiga Dosa Dalam Sistem Pendidikan Nasional

Ia menyebutkan, para rektor agar mengejar dan mempersiapkan program tersebut dengan baik. ”Mitra MBKM yang di bangun jangan hanya dari mitra kementerian saja, tapi juga mitra lokal. Saya senang USU sudah menerapkan hal tersebut,” ucap Nadiem.
Nadiem mengapresiasi langkah strategis yang di lakukan para rektor untuk mempercepat program MBKM di kampus. Pada tahun depan akan ada peningkatan pelaksanaan program itu.
”Jadi, yang pertama peningkatan program MBKM, kedua adalah peningkatan program matching fund. Program ini bentuk nyata dukungan dari Kemendikbudristek untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara lembaga perguruan tinggi dengan pihak industri,” papar Nadiem.
Ia menjelaskan, program itu untuk mendorong riset terapan di perguruan tinggi. Perusahaan swasta atau nirlaba memberikan bantuan pendanaan riset yang kemudian langsung di tambahi dengan kementerian dengan besaran anggaran yang sama dengan yang di berikan lembaga itu.
”Jadi langsung pemerintah nambahi. Kalau mereka kasih Rp 1 miliar pemerintah kasih lagi Rp 1 miliar. Ini luar biasa, jadi kampus harus kejar itu. Dan hebatnya lagi, program ini bisa di kolaborasikan dengan program MBKM, jadi menyatu semua programnya,” terang Nadiem.
Ia menambahkan, program prioritas ketiga yang perlu di siapkan perguruan tinggi adalah program competitive fund yang tahun depan berfokus pada eco green, blue energy, dan climate change. ”Tiga program itu harus bisa di jalankan perguruan tinggi,” kata Nadiem.(tur)



