Top 10 Trending News Kalteng.co Tahun 2021

Tahun 2021 sudah berlalu. Berbagai peristiwa dan kejadian mewarnai sepanjang tahun Kerbau Logam. Mengawali tahun Macan Air ini, tim redaksi Kalteng.co menyajikan kalaideskop peristiwa yang terjadi sepanjang tahun lalu di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Rakuman peristiwa tersebut merupakan 10 berita teratas yang paling banyak dibaca netizen dari portal berita www.Kalteng.co. Dari nomor urut 10 dengan jumlah viewers sebanyak 21.300, hingga berita nomor urut satu dengan jumlah viewers 44.483. Berikut kilasan peristiwanya.

Mahasiswa Tewas Tenggelam di Wisata Danum Bahandang (1)

TAK BERNYAWA : Tim ERP ketika berada di Puskesmas Bukit Batu, Sabtu (25/9/2021) malam. FOTO: IST

MAHASISWA tewas tenggelam di Wisata Danum Bahandang. Lokasi itu berada di Jalan Trans Kalimantan Km. 38, Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.

Peristiwa naas itu menewaskan pria bernama Bagus Arifanto. Ketika itu, pemuda berusia 21 tahun tersebut sedang berlibur bersama anggota keluarganya di lokasi wisata tersebut, Sabtu (25/9/2021) sore.

Kapolsek Bukit Batu Ipda Dedi Satria menerangkan, pihaknya mendapatkan laporan perihal di duga seorang warga yang tewas akibat tenggelam di lokasi wisata itu sekitar pukul 15.00 WIB.

“Korban pertama kali ditemukan ayah kandungnya yang ketika melakukan pencarian di sekitar lokasi tersebut,” katanya saat di konfirmasi awak media, Minggu (26/9/2021) pagi.

Baca Juga:  Pengurus PMI Murung Raya Dilantik, Kontribusi Kemanusiaan Dinanti

Lanjutnya, kejadian itu bermula saat mereka sekeluarga sedang menikmati akhir pekan di lokasi tersebut. Sekitar pukul 14.30 WIB, mereka mandi di aliran air yang berada di wisata tersebut.

Setibanya pukul 15.00 WIB, ayahnya berencana mengajak pulang kembali ke rumah. Ia kemudian mengajak cucunya yang ketika itu sedang mandi-mandi untuk segera ke daratan.

“Saat mencari keberadaan korban, ayahnya sudah tidak melihat lagi. Ia pun mencari di sekitaran sungai tempat mereka mandi. Sekitar 15 menit kemudian, ia menemukan anaknya di dasar sungai dengan kedalaman kurang lebih dua meter,” bebernya.

Selanjutnya, korban dibawa ke tepi sungai dibantu para pengunjung wisata lainnya guna dilarikan ke puskesmas terdekat. Mahasiswa tewas sesampainya di puskesmas.

“Dari pihak puskesmas juga menyebutkan, korban banyak kemasukan air dan menurut analisa awal kami jarak waktu hilang dan ditemukan tidak terlalu lama. Di duga memang tenggelam di bagian yang dalam,” pungkasnya.

Berita ini telah dibaca oleh 44.483 pasang mata.(qiq)