BeritaPEMKO PALANGKA RAYA

Tutup Tahun 2025, Awal Kerja Nyata Lurah Baru Muhamad Abidin di Kelurahan Langkai

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kepemimpinan Muhamad Abidin, SH sebagai Lurah Langkai yang resmi dilantik pada 20 November 2025 membawa arah baru dalam tata kelola di kelurahan.

Sejak awal menjabat, Abidin langsung memprioritaskan penataan lingkungan, pelayanan berbasis data, serta penguatan kepedulian sosial sebagai fondasi pembangunan Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Langkah awal tersebut menjadi respons atas berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat, mulai dari konflik pertanahan, banjir akibat drainase tersumbat, hingga kebutuhan dasar warga lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus dari pemerintah.

Salah satu program yang menjadi perhatian utama lurah baru adalah penertiban bangunan yang menutup atau menghambat fungsi drainase. Abidin menilai, persoalan genangan air dan banjir di lingkungan permukiman tidak semata disebabkan oleh curah hujan, tetapi juga akibat tata bangunan yang tidak memperhatikan alur saluran air.

Kelurahan Langkai pun mulai melakukan pendataan bangunan yang berdiri di atas atau menutup drainase, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pendekatan persuasif dan sosialisasi kepada pemilik bangunan. Penertiban dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kepentingan bersama, agar lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Selain persoalan drainase, penataan pertanahan menjadi agenda penting lainnya. Abidin menekankan bahwa ketertiban administrasi lahan merupakan kunci menciptakan stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Untuk itu, peran Ketua RT diperkuat sebagai ujung tombak pendataan dan pengawasan wilayah. RT dinilai memiliki pemahaman mendalam mengenai kondisi sosial dan riwayat kepemilikan lahan warga, sehingga dapat membantu kelurahan mencegah potensi konflik sejak dini.

Dalam rangka mendukung kebijakan yang akurat, Kelurahan Langkai juga terus memperkuat pengelolaan data kependudukan dan sosial. Melalui keterlibatan dalam Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik), kelurahan mendorong pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu memastikan seluruh program, mulai dari bantuan sosial hingga pembangunan lingkungan, benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.

Tak hanya fokus pada penataan wilayah, Lurah Langkai juga menaruh perhatian besar pada perlindungan sosial masyarakat, khususnya warga lanjut usia. Bersama Ketua TP PKK Kelurahan Langkai, Ny. Hosiana, pemerintah kelurahan menyalurkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada lansia yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah kelurahan dan TP PKK dalam meringankan beban ekonomi warga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Ny. Hosiana menegaskan bahwa TP PKK Kelurahan Langkai siap terus berkolaborasi dalam program-program sosial, pemberdayaan keluarga, serta peningkatan kualitas hidup lansia dan kelompok rentan lainnya.

Kelurahan Langkai juga mendukung pelaksanaan program nasional, seperti penurunan angka stunting, Makan Bergizi Gratis, serta kampanye kebersihan lingkungan. Upaya ini diperkuat dengan mengaktifkan kembali budaya gotong royong dan kerja bakti di tingkat RT dan RW.

Menurut Abidin, perubahan lingkungan tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menjalankan seluruh program kelurahan.

Dengan kombinasi program penataan lingkungan, penguatan administrasi, dan kepedulian sosial, Kelurahan Langkai diharapkan mampu tumbuh sebagai wilayah yang tertib, humanis, dan berdaya.

Masyarakat pun menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini mampu membawa perubahan nyata, menjadikan Langkai sebagai kelurahan yang tidak hanya rapi secara fisik, tetapi juga kuat dalam solidaritas sosial. (pra)

EDITOR: EKO

Related Articles

Back to top button