UPR Gelar Peringatan Hari Lahir Pancasila

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajak masyarakat percaya dan takwa kepada Tuhan, sesuai agama dan kepercayaan. Menurut dasar kemanusiaan yang beradab, masyarakat diminta saling menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda dan beragam.
“Sehingga terbina kerukunan hidup dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Dengan dasar hormat-menghormati agama dan kepercayaan tidak memaksakan sesuatu kepada orang lain,” ucapnya.
Sila kedua, lanjutnya, mengakui kesamaan derajat sesama manusia yang harus saling mengasihi dan mencintai mengedepankan sikap tenggang rasa, tidak semena-mena terhadap orang lain, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, gemar melakukan kegiatan sosial dan berani membela kebenaran dan menjadikan bangsa indonesia sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
“Untuk Persatuan Indonesia, mengajarkan dan mengajak kita menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan, cinta tanah air dan bangsa serta bangga sebagai bangsa bertanah air Indonesia,” ujarnya.



