Viral Istilah ‘Podgeter’ di Kelab Malam Usai Selebgram Lula Lahfah Meninggal, Dinar Candy: Hati-Hati, Itu Berbahaya!

KALTENG.CO-Dunia media sosial tanah air tengah dirundung awan hitam. Selebgram populer, Lula Lahfah, dikabarkan meninggal dunia pada usia yang masih sangat muda, 26 tahun.
Kepergian sosok yang dikenal ceria ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi para sahabat dekat, termasuk sang kekasih, Reza Arap.
Kabar mengejutkan ini sempat membuat netizen tidak percaya. Pasalnya, selama ini Lula dikenal sebagai pribadi yang produktif dan tidak memiliki riwayat penyakit serius yang diketahui publik.
Kronologi Penemuan Lula Lahfah di Apartemen
Peristiwa nahas ini terungkap pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.44 WIB. Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Pihak keamanan apartemen menjadi orang pertama yang menemukan jenazahnya setelah merasa curiga karena sang selebgram tidak kunjung keluar dari kamarnya dalam waktu yang cukup lama. Meski upaya pertolongan sempat dilakukan, nyawa wanita berusia 26 tahun tersebut tidak tertolong.
Spekulasi Penyebab Kematian dan Isu Zat Berbahaya
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun keluarga mengenai penyebab pasti kematian Lula Lahfah. Namun, di jagat maya, diskusi netizen mulai mengerucut pada dugaan penyalahgunaan zat berbahaya atau penggunaan barang terlarang yang dikonsumsi sebelum kejadian.
Isu ini semakin memanas setelah rekan sesama publik figur mulai bersuara mengenai bahaya gaya hidup di tempat hiburan malam.
Peringatan Keras Dinar Candy: Waspada “Podgeter”
DJ Dinar Candy menjadi salah satu sosok yang paling lantang menyuarakan kegelisahannya. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, ia memperingatkan anak muda untuk berhati-hati terhadap jenis vape kecil yang sering beredar di kelab malam, yang ia sebut dengan istilah “Podgeter”.
“Wahai anak-anak muda, hati-hati sama podgeter, itu berbahaya,” ungkap Dinar Candy dalam unggahannya.
Dinar menceritakan pengalamannya sendiri yang kerap ditawari barang tersebut saat sedang bekerja di kelab malam dengan iming-iming efek “melayang” hingga pagi. Beruntung, karena gaya hidup sehat dan hobinya berolahraga, Dinar selalu tegas menolak.
“Pas ke sini-sini tambah lagi ada seorang cewek out of control terus-terusan ajak pakai bareng. Itu bahaya lho. Buat ibu bapak di rumah, anak-anak yang beranjak dewasa diawasin. Itu bahaya, narkocoy,” tambah Dinar memperingatkan para orang tua.
Pentingnya Pengawasan dan Kesadaran Gaya Hidup
Tragedi yang menimpa Lula Lahfah menjadi pengingat pahit bagi generasi muda tentang pentingnya memfilter lingkungan pergaulan dan waspada terhadap apa yang dikonsumsi.
Kehilangan sosok berbakat di usia emas adalah kerugian besar bagi industri kreatif digital Indonesia. Saat ini, publik masih menunggu hasil autopsi resmi untuk memastikan penyebab kematian Lula agar tidak menimbulkan spekulasi liar yang berkepanjangan. (*/tur)



