BeritaHukum Dan KriminalNASIONAL

Viral Suramadu! Adu Mulut Sengit Polisi vs Bea Cukai Rebutan Mobil Rokok Ilegal, Netizen Curiga ‘Lahan Basah’

Petugas dari Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Madura berhasil menghentikan sebuah mobil boks dengan nomor polisi (nopol) W 8188 DU yang diduga kuat membawa muatan rokok ilegal. Mobil berwarna hitam tersebut dikabarkan akan mengirimkan rokok ilegal ke wilayah Surabaya.

Penindakan tersebut berhasil dilakukan oleh petugas Bea Cukai di akses Jembatan Suramadu pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, setelah melakukan serangkaian pengintaian. Namun, ketika petugas Bea Cukai hendak melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap muatan mobil boks tersebut, tiba-tiba datang sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam yang menghampiri mereka.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Humas KPPBC TMP C Madura, Megatruh Yoga Brata, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa mobil boks tersebut berhasil dihentikan oleh jajarannya setelah melakukan pengintaian. “Setiba di akses Jembatan Suramadu, mobil tersebut lalu diberhentikan,” ujarnya sebagaimana dikutip.

Lebih lanjut, Megatruh Yoga Brata mengungkapkan bahwa saat petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan muatan, tiba-tiba datang mobil Toyota Innova yang menghampiri mereka. “Tapi, seorang laki-laki berbaju putih dan berambut gondrong yang mengaku oknum anggota Polrestabes Surabaya itu mencoba mengintervensi petugas Bea Cukai,” paparnya.

Akibat intervensi tersebut, adu mulut dan aksi saling dorong antara petugas KPPBC TMP C Madura dan oknum yang mengaku anggota Polrestabes Surabaya itu pun tak terhindarkan. Bahkan, oknum anggota Polrestabes Surabaya tersebut meminta sopir mobil boks untuk melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Insiden viral ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di benak publik mengenai profesionalisme dan sinergitas antar aparat penegak hukum di lapangan. Dugaan adanya “perebutan lahan basah” atau bahkan keterlibatan oknum aparat dalam praktik ilegal tentu menjadi isu yang sangat meresahkan dan perlu diusut tuntas.

Masyarakat berharap agar insiden ini dapat menjadi perhatian serius bagi pimpinan kedua instansi terkait untuk melakukan evaluasi dan penindakan tegas jika terbukti adanya pelanggaran. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button