Warga Petuk Bukit Keluhkan Kekurangan Nakes, DPRD Minta Pemko Segera Bertindak

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Jati Asmoro, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya segera memenuhi kekurangan tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Pembantu yang berada di Kelurahan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit.
Permintaan tersebut disampaikan Jati menyusul adanya keluhan warga saat kegiatan reses beberapa waktu lalu. Warga mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan di wilayah tersebut mengalami kekosongan tenaga medis, khususnya perawat dan bidan.
“Pada saat reses kemarin, warga mengeluhkan kekurangan tenaga medis, terutama perawat dan bidan,” ujar Jati, Selasa(14/4/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, tenaga kesehatan yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Pembantu tersebut telah dimutasi, sehingga pelayanan kesehatan di wilayah itu menjadi terganggu.
Akibat kondisi tersebut, warga yang ingin mendapatkan layanan kesehatan terpaksa harus pergi ke wilayah Tangkiling atau ke pusat Kota Palangka Raya dengan waktu tempuh sekitar satu jam.
“Banyak warga yang mengalami sakit ringan seperti demam, batuk, atau flu harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk berobat. Tentu ini sangat memberatkan,” ucapnya.
Untuk itu, Jati mendorong agar pemerintah kota segera mengambil langkah konkret guna mengisi kekosongan tenaga kesehatan tersebut. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui sistem perbantuan tenaga medis dari fasilitas kesehatan terdekat.
“Bisa dilakukan dengan sistem jadwal, misalnya tenaga kesehatan bertugas di Puskesmas Pembantu Petuk Bukit pada hari-hari tertentu,” jelasnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, ketersediaan tenaga kesehatan harus menjadi perhatian serius.
“Aspirasi masyarakat ini akan kami sampaikan dan perjuangkan agar segera direalisasikan oleh pemerintah kota,” tegasnya. (bam)



