AKHIR PEKANBeritaKESEHATANUtama

Waspada.!!! Jika Wajah Pucat dan Sering Mimisan, Bisa Jadi Gejala Penyakit Leukemia atau Kanker Darah

Kemoterapi bisa membawa efek bagi si pasien ?
Sebenarnya kemoterapi tujuan utamanya untuk menghilangkan atau membunuh sel-sel kanker. Tapi ketika masuk ke dalam tubuh, obat kemoterapi tidak bisa memilih hanya menyerang sel kanker, tapi juga ke sel lainnya. Ini yang sering jadi problem dan membawa efek, seperti rambut rontok, kadang muntah, mencret.
Karena tujuannya untuk menekan sel-sel darah muda yang belum matang di sumsum tulang, maka obat kemoterapi akan menekan semua sel darah lainnya. Efeknya ketika kemoterapi, trombositnya juga jadi turun, sel darah putih berkurang. Ketika itu terjadi, bisa terjadi perdarahan, muntah-muntah, diare, ketika buang air besar, kotorannya bisa bercampur darah. Itu pengalaman saya ketika merawat pasien leukemia di Jawa.

Apakah leukemia ini bisa dicegah ?
Jika kita bertanya apakah bisa dicegah, maka kita harus tahu dulu sumbernya. Jika kita tahu sumbernya maka kita akan tahu cara mencegahnya. Problemnya, sampai sekarang tidak diketahui penyebabnya. Apakah ada kaitannya dengan keturunan? Ada, tapi tidak banyak, tidak sampai 20 persen. Lainnya tidak diketahui penyebabnya.

Selain kesehatan, apakah ada dampak sosial juga bagi penderita?
Anak-anak yang menderita leukemia secara sosial akan hidup berbeda dengan teman-temannya. Jadi mereka tidak bisa bermain dengan anak-anak lain. Tidak memiliki kebebasan waktu. Mau tidak mau hidup mereka terisolasi karena penyakit ini menuntut mereka lebih sering berada di rumah sakit.
Kita wajib berempati kepada mereka. Berbela rasa. Para penderita leukemia berjuangnya secara fisik maupun mental. Masa anak-anak mereka yang normal diisi dengan bermain, ini tidak ada.
Kita juga perlu berbela rasa dengan orang tuanya. Orangtua dari anak penderita leukemia perlu kita beri dukungan. Kadang kita lupa, karena anaknya yang sakit, kita hanya beri dukungan kepada anaknya. Padahal orangtuanya bisa terpukulnya berkali-kali. Karena orangtua akan menghadapi masalah-masalah psikologi-sosial lain sebagai dampak lanjutan dari kondisi anaknya yang menderita leukemia ini.

Apa saran dokter untuk memberikan dukungan ?
Saran saya, ke depannya perlu disediakan semacam komunitas dukungan bagi orangtua dari anak penderita leukemia. Sehingga mereka para orang tua yang anaknya menderita leukemia, punya wadah saling berbagi dan saling mendukung. (*/ram)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button